Iran Diklaim Serang Kapal Dagang di Selat Hormuz
Iran diklaim menyerang kapal-kapal dagang di Selat Hormuz di tengah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Media Amerika Serikat Anadolu Agency melaporkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) setidaknya meluncurkan dua rudal ke kapal dagang yang transit di Selat Hormuz pada Senin (6/7).
>>> Hakim: Penggeledahan, Penangkapan, dan Penahanan Roy Suryo Tidak Sah
Sementara itu, media televisi Iran IRIB melaporkan kapal tanker minyak Qatar bermaksud melewati jalur Oman di Selat Hormuz dengan dukungan Angkatan Laut AS.
"Tetapi menjadi sasaran setelah mengabaikan peringatan berulang kali," demikian laporan IRIB.
Laporan tersebut muncul usai Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan kapal tanker ditabrak di lepas pantai Oman.
Insiden ini memicu kebakaran di atas kapal tersebut.
"Sebuah kapal tanker dilaporkan terkena proyektil tak dikenal di sisi kiri lambung kapal, menyebabkan kebakaran, saat berlayar ke arah selatan," demikian laporan UKMTO, dikutip Anadolu Agency.
Militer Iran berulang kali memperingatkan kapal-kapal melalui radio agar tak melintasi Selat Hormuz tanpa izin dari IRGC. Jika diabaikan, mereka tak segan meluncurkan tembakan.
>>> Jabar Juara Anugerah Adinata 2026, Target Jadi Provinsi Syariah
Badan itu mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden tersebut dan menyarankan kapal-kapal yang beroperasi di daerah agar berhati-hati dan melaporkan aktivitas mencurigakan apa pun.
Menurut laporan enam kapal pengangkut minyak dan gas terlihat menggunakan jalur sisi Oman pada Minggu. Kapal-kapal lain diyakini melintas dengan transponder dimatikan untuk menghindari deteksi digital.
Militer negara-negara Barat berulang kali menggambarkan tingkat ancaman "cukup besar" di Selat Hormuz dan masih dipenuhi ranjau.
Pekan lalu, setidaknya delapan kapal terlihat melakukan putar balik atau memutar haluan saat mencoba menggunakan jalur Oman.
Empat kapal kemudian mengubah haluan menuju jalur Iran dan keluar dari selat tersebut.
Beberapa kapal memilih apa yang disebut "penyeberangan gelap," dengan mematikan transponder sebelum muncul kembali usai berhasil melewati jalur.
>>> Jasad WN Afrika Selatan Ditemukan Bersimpuh di Hutan Sangyang Tabanan
Selat Hormuz merupakan salah satu titik rawan energi terpenting di dunia. Namun, jalur perairan ini menjadi kekhawatiran imbas operasi brutal Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Update Terbaru
CM Punk Kalahkan Sami Zayn, Rebut Gelar WWE Undisputed Championship
Selasa / 07-07-2026, 16:14 WIB
AS Siap Hadapi Spanyol di Perempat Final Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 16:14 WIB
Trump Kembali Panaskan Ketegangan dengan Meloni Jelang KTT NATO
Selasa / 07-07-2026, 16:13 WIB
Microsoft Pangkas 4.800 Posisi Karyawan dalam Restrukturisasi 2026
Selasa / 07-07-2026, 16:13 WIB
Cara Cepat Tarik Saldo dari 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya di Tahun 2026
Selasa / 07-07-2026, 16:13 WIB
Canada Soccer Alokasikan Pendapatan Piala Dunia untuk Pusat Pelatihan Nasional
Selasa / 07-07-2026, 16:08 WIB
Atlanta Braves Lakukan Perombakan Staf Pitcher Setelah Cedera Martín Pérez
Selasa / 07-07-2026, 16:08 WIB
Netflix Hapus Home Improvement, Reboot Terkendala
Selasa / 07-07-2026, 16:07 WIB
Prabowo Anugerahi PM India Modi Bintang Republik Indonesia Adipurna
Selasa / 07-07-2026, 16:07 WIB
Vozinha Jadi Rebutan Klub Brasil usai Dipuji Messi di Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 16:07 WIB
Astronaut Kanada Jeremy Hansen Pensiun Usai Misi Artemis II ke Bulan
Selasa / 07-07-2026, 16:07 WIB
Gempa M 5,6 Guncang Talaud Malut, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Selasa / 07-07-2026, 16:07 WIB
Bitcoin Butuh Triliunan Dolar untuk Pasar Bull Berikutnya, Permintaan ETF Mulai Pudar
Selasa / 07-07-2026, 16:03 WIB
61 Penumpang Kabur Usai Check-in Penerbangan ke Malaysia
Selasa / 07-07-2026, 16:03 WIB







