Polisi berhasil mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan dalam posisi bersimpuh di Hutan Sangyang, Tabanan, Bali. Korban diketahui merupakan warga negara Afrika Selatan berinisial ACL (53).

Penemuan mayat terjadi pada Minggu (28/6) pagi di Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel.

>>> Jangan Terjebak, Ini 10 Tanda Pasangan Anda Psikopat

Saat ditemukan, jasad sudah dalam keadaan membusuk.

Identitas korban terungkap setelah polisi menemukan ponsel iPhone 13 hitam di lokasi. Dari ponsel tersebut, petugas memperoleh data Medical ID yang kemudian dikonfirmasi ke Imigrasi.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengatakan, data izin tinggal kunjungan korban diperoleh setelah berkoordinasi dengan Imigrasi.

Polisi juga menelusuri tempat tinggal korban di Bali. Berdasarkan data Imigrasi, ACL tercatat menginap di sebuah homestay di Peliatan, Ubud, Gianyar.

Penyelidikan juga mengarah ke penginapan di Jatiluwih.

>>> Harga Ikat Rambut Ikonik Erling Haaland di Piala Dunia 2026, Ternyata Ladang Cuan Sang Striker

Dari keterangan pengelola, korban memesan kamar pada 9-15 Juni 2026, namun meninggalkan homestay pada 13 Juni dan tidak kembali.

Setelah masa sewa berakhir, sejumlah barang milik korban masih tertinggal di kamar, termasuk ponsel iPhone dan MacBook dengan ID Medical yang sama dengan ponsel di TKP.

Pemilik dan staf homestay juga mengenali tas yang ditemukan bersama jenazah sebagai milik korban.

Meski identitas telah diketahui, penyebab kematian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan toksikologi forensik. Polres Tabanan berkoordinasi dengan Imigrasi dan Konsulat Afrika Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

>>> MPLS 2026 Dimulai 13 Juli, Ini Jadwal Lengkap SD-SMK

Warga sekitar digegerkan dengan penemuan mayat tersebut. Saksi mencium bau tidak sedap dan menemukan sesosok tubuh dalam cekungan tanah dengan posisi bersimpuh.