Memahami Co-Parenting, Kunci Pengasuhan Sehat Setelah Perceraian
Kondisi tersebut dapat membuat anak merasa terjebak di tengah pertengkaran orang tuanya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konflik berkepanjangan dalam pengasuhan dapat meningkatkan risiko masalah perilaku, kecemasan, depresi, hingga tekanan psikologis pada anak.
Cooperative co-parenting merupakan bentuk pengasuhan bersama yang paling ideal.
Dalam pola ini, kedua orang tua mampu berkomunikasi dengan baik, saling berbagi informasi mengenai perkembangan anak, serta bekerja sama dalam mengambil keputusan penting.
Anak yang tumbuh dalam lingkungan seperti ini umumnya merasakan suasana yang lebih stabil dan konsisten.
Penelitian juga menunjukkan bahwa pola pengasuhan kooperatif berkaitan dengan meningkatnya rasa percaya diri, prestasi akademik yang lebih baik, serta kesehatan mental yang lebih positif.
Parallel co-parenting terjadi ketika kedua orang tua menjalankan pengasuhan secara terpisah dengan komunikasi yang sangat minim.
Meski konflik tidak terlalu terlihat, kerja sama di antara keduanya juga hampir tidak ada.
Aturan dan rutinitas di masing-masing rumah tangga sering kali berbeda sehingga anak harus menyesuaikan diri dengan dua lingkungan yang tidak selalu selaras.
Namun, model ini terkadang menjadi pilihan ketika komunikasi langsung berpotensi memicu konflik yang lebih besar.
Perlu dipahami bahwa bentuk co-parenting dapat berubah seiring waktu. Hubungan yang awalnya penuh konflik bisa berkembang menjadi lebih kooperatif apabila kedua pihak berkomitmen mengutamakan kebutuhan anak.
>>> Pelatih Meksiko Javier Aguirre Mundur Usai Kalah dari Inggris
Tips Menerapkan Co-Parenting yang Baik
Agar pengasuhan bersama berjalan lebih efektif, berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan.
Jaga komunikasi secara teratur. Komunikasi yang baik merupakan fondasi utama co-parenting.
Kedua orang tua perlu saling berbagi informasi mengenai pendidikan, kesehatan, aktivitas, dan perkembangan anak untuk menghindari kesalahpahaman.
Update Terbaru
Diskon Rp400 Juta untuk Polestar, Syaratnya Mobil Ini Segera Hengkang dari AS
Selasa / 07-07-2026, 02:15 WIB
Live Report: Portugal vs Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
5 Tips Capsule Wardrobe untuk Perempuan agar Tetap Stylish
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Apa yang Mengubah Badai Menjadi Super Typhoon
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
Minyak Esensial untuk Nyeri Osteoartritis: Efektif tapi Perlu Hati-hati
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Pemerintah Ubah Peran KEK Jadi Pusat Talenta dan Riset
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
Bupati Lampung Timur Tanggapi Warga Perbaiki Jalan Swadaya dan Ajak Tak Bayar Pajak
Selasa / 07-07-2026, 02:14 WIB
Said Iqbal: Tokopedia Dibalikkan ke China, TikTok Harus Tanggung Jawab
Selasa / 07-07-2026, 02:13 WIB
Said Iqbal Protes ke Menkeu Purbaya: Pengusaha Besar Dapat Tax Amnesty, Buruh Kena Pajak JHT
Selasa / 07-07-2026, 02:13 WIB
QCY Luncurkan Crossky C50i, Earbuds Clip-On dengan Hi-Res Audio dan LDAC
Selasa / 07-07-2026, 02:13 WIB
Kreator Bayonetta Sebut Kesuksesan Capcom Berkat Dorongan Ciptakan IP Baru
Selasa / 07-07-2026, 02:08 WIB
CEO Xbox Akui Margin Bisnis 3-10 Kali Lebih Rendah dari Pesaing
Selasa / 07-07-2026, 02:08 WIB
Putin Kaji Opsi Militer Saat Pemimpin NATO Bertemu di Ankara
Selasa / 07-07-2026, 02:07 WIB
Senators Lepas Brady Tkachuk ke Panthers Akhirnya
Selasa / 07-07-2026, 02:07 WIB







