Wortel mudah ditemukan di pasar hampir sepanjang tahun, tahan lama, dan cocok untuk berbagai masakan. Tidak heran banyak orang mengonsumsinya setiap hari untuk mendapatkan manfaat kesehatannya.

Menurut ahli gizi Maddie Pasquariello, mengonsumsi makanan sehat secara konsisten selama bertahun-tahun dapat memberikan dampak nyata pada kesehatan.

>>> 5 Krim Cysteamine Rekomendasi Dokter untuk Memudarkan Flek Hitam

Wortel kaya akan beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin yang melindungi retina dari kerusakan oksidatif dan mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia.

Beta-karoten juga berperan sebagai antioksidan kuat yang diubah tubuh menjadi vitamin A, penting untuk fungsi kekebalan tubuh.

Antioksidan dalam wortel bahkan dapat membantu menurunkan risiko kanker tertentu, terutama kanker kolorektal.

Namun, ahli gizi Michele Rager menekankan bahwa wortel saja tidak dapat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Wortel tetap menjadi sumber antioksidan yang baik untuk dimasukkan dalam pola makan sehari-hari.

Manfaat Serat dan Efek Samping

Wortel mengandung sekitar 4 gram serat per cangkir, membantu memenuhi kebutuhan serat harian sekitar 28 gram.

>>> 4 Hal Penting Sebelum Berangkat ke Jepang agar Hemat Biaya

Serat ini mendukung pencernaan, memberi efek prebiotik, dan membantu menjaga keseimbangan gula darah.

Konsumsi wortel secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan stres oksidatif dan penanda kesehatan jantung yang lebih baik. Namun, makan wortel berlebihan dapat menyebabkan efek samping.

Terlalu banyak serat dapat menyebabkan kembung, gas, atau ketidaknyamanan pencernaan, terutama jika tubuh tidak terbiasa. Efek lain yang tidak biasa adalah perubahan warna kulit menjadi oranye.

Beta-karoten yang memberi warna oranye pada wortel dapat menumpuk di lapisan lemak di bawah kulit jika dikonsumsi setiap hari.

>>> 3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam

Akibatnya, telapak tangan dan telapak kaki bisa berubah warna menjadi oranye.