Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah anggapan bahwa negaranya hanya memiliki Amerika Serikat sebagai satu-satunya sekutu.

Pernyataan itu muncul sebagai respons atas ucapan Wakil Presiden Amerika Serikat, James David Vance, yang menyebut AS adalah satu-satunya sekutu Israel.

>>> Daftar Drama Korea So Ji Sub, Terbaru Agent Kim Reactivated Raih Rating Tinggi

Netanyahu mengakui bahwa Presiden Donald Trump adalah sahabat terbesar yang pernah dimiliki Israel. Namun, ia menegaskan bahwa masih banyak negara lain yang menjalin hubungan erat dengan Tel Aviv.

"Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah sahabat terbesar yang pernah kami miliki, tetapi dia bukan satu-satunya," kata Netanyahu, dikutip Senin (6/7).

Salah satu negara yang disebut Netanyahu memberikan dukungan besar adalah India. Ia mengatakan India dengan 1,4 miliar penduduk memberikan dukungan luar biasa kepada Israel.

Meski demikian, Netanyahu tidak menyebutkan nama negara lain yang menjalin hubungan erat dengan Israel. Ia mengungkapkan bahwa tidak semua negara menyatakan dukungan secara terbuka.

Menurut Netanyahu, banyak pemimpin dunia tetap menghubunginya untuk memperluas kerja sama di bidang pertahanan, teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber.

"Banyak pemimpin menelepon saya dan mengatakan bahwa mereka memiliki persoalan dengan opini publik di negaranya, tetapi mereka tetap menghormati Israel dan ingin bekerja sama dengan kami," ungkapnya.

>>> Kanada dan Alberta Luncurkan Proyek Pipa Minyak Pantai Barat

Netanyahu menilai citra Israel di berbagai negara sering dipengaruhi oleh konten antisemitisme di media sosial, sehingga tidak selalu mencerminkan sikap pemerintah masing-masing negara.

Ia menambahkan bahwa Israel adalah negara nomor dua di dunia dalam bidang keamanan siber, sehingga banyak negara tetap membutuhkan kerja sama strategis dengan Tel Aviv.

"Israel adalah negara nomor dua di dunia dalam bidang siber, teknologi kami sangat maju. Jadi hubungan kami tidak selalu seperti yang terlihat di permukaan.

Kami masih memiliki sangat banyak teman," tegas Netanyahu.

Sebelumnya, JD Vance menyatakan bahwa pemerintahannya adalah satu-satunya pemerintahan di dunia yang masih memberikan dukungan penuh kepada Israel.

>>> Multibahasa Bisa Perlambat Penuaan Otak hingga 13 Tahun

Hal itu terjadi di tengah meningkatnya kritik internasional terhadap operasi militer Israel di Timur Tengah.