>>> Kabut Tebal Tunda Kemenangan Cardinals atas Cubs di Wrigley Field

Hakim Distrik AS Stephanie Gallagher menolak gugatan federal terhadap Maryland. Ia menyimpulkan bahwa pemerintah nasional tidak dapat memaksa negara bagian menyerahkan file pemilih tanpa redaksi.

Kekalahan Bersejarah

David Becker, Direktur Eksekutif Center for Election Innovation & Research, mengatakan, "Administrasi ini kalah dalam setiap kasus yang diikutinya."

Mantan jaksa bagian pemilu Departemen Kehakiman itu menyebut kekalahan belasan kasus dalam setahun tidak pernah terjadi sebelumnya.

Juru Bicara Gedung Putih Abigail Jackson menyatakan, "Presiden Trump berkomitmen memastikan warga Amerika memiliki kepercayaan penuh pada administrasi pemilu."

Ia mengatakan undang-undang federal yang ada memberi Departemen Kehakiman wewenang hukum yang cukup untuk memaksa negara bagian membersihkan data pemilih.

Trump mengabaikan RUU biaya perumahan bipartisan yang disahkan DPR. Ia menyebutnya sebagai "yawn" yang tidak signifikan dibandingkan SAVE America Act.

Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Jay Clayton, yang dinominasikan Trump untuk memimpin aparat intelijen nasional, mempertanyakan validitas pemungutan suara melalui pos.

Ia menyebut penghitungan suara yang lambat di California menimbulkan keraguan publik.

Trump menulis di Truth Social bahwa "Pemilihan Presiden 2020 harus dihapus secara permanen dari catatan." Pernyataan itu muncul setelah FBI mengumumkan dakwaan penipuan terhadap Southern Poverty Law Center.

Seorang sumber anonim dekat administrasi Trump mengatakan fokus pada tuntutan integritas pemilu presiden adalah cara terbaik bagi pejabat untuk mengamankan pekerjaan.

>>> Psikolog Ungkap Kesalahan Komunikasi Orang Tua yang Bikin Anak Sulit Diatur

Juru bicara FBI menyatakan integritas pemilu adalah prioritas utama dan mereka terus mengejar pelaku kriminal yang berusaha merusak sistem.