Pakar perkembangan anak membeberkan cara komunikasi orang tua yang sering menjadi penyebab anak sulit diatur dan cenderung defensif.

Salah satu faktornya adalah orang tua mengajukan pertanyaan yang menyebabkan kebingungan.

>>> Studi Ungkap Kecerdasan Anak Lebih Banyak Diwarisi dari Ibu

Spesialis perkembangan anak dan profesor Siggie Cohen menjelaskan bahwa banyak orang tua menyamarkan perintah atau rasa frustrasi dalam bentuk pertanyaan agar terdengar sopan.

Padahal, anak-anak membutuhkan kepemimpinan yang tegas dan percaya diri.

"Aturan sederhana yang mengejutkan yang terus saya ulangi adalah ini: Katakan apa yang Anda maksudkan," ujarnya dilansir dari CNBC International, dikutip Minggu (5/7/2026).

Kesalahan Komunikasi yang Sering Terjadi

Menurut Cohen, penggunaan pertanyaan retoris seperti "Mengapa kamu selalu melakukan ini?" justru memicu rasa malu dan sikap defensif pada anak.

Hal itu tidak mendorong perbaikan perilaku.

Instruksi yang diubah menjadi pertanyaan, misalnya "Bisa pakai sepatumu sekarang?" , membuat anak merasa tugas tersebut adalah pilihan yang bisa ditolak.

Padahal, hal itu bersifat wajib.

Negosiasi pada batasan yang jelas, seperti jam tidur atau makan, juga memicu perebutan kekuasaan antara orang tua dan anak.

>>> 5 Flat Shoes Matahari di Shopee Diskon Besar, Mulai Rp60 Ribuan

Cohen menyarankan agar orang tua mengubah pertanyaan retoris menjadi pernyataan langsung yang mengundang kerja sama.

"Satu pendekatan meningkatkan rasa malu dan defensif. Pendekatan lainnya mengundang kerja sama tim, refleksi, dan pemecahan masalah," lanjutnya.

Instruksi yang tenang dan langsung dinilai jauh lebih efektif untuk membuat anak merasa aman dan kooperatif.

Dengan kepemimpinan yang jelas, anak memahami apa yang diharapkan tanpa perlu negosiasi yang melelahkan.

"Anak-anak tidak memerlukan pertanyaan tanpa henti untuk merasa dihormati," papar Cohen.

Orang tua disarankan lebih selektif dalam mengajukan pertanyaan, hanya untuk hal-hal yang membutuhkan refleksi dan pemberdayaan diri anak.

Pengalihan pola komunikasi ini dipercaya dapat meningkatkan kepatuhan anak di rumah.

>>> Perbedaan Lip Tint dan Lip Gloss, Mana yang Lebih Tahan Lama?

"Mengajukan lebih sedikit pertanyaan berarti kita menjadi lebih sengaja tentang kapan kepemimpinan dibutuhkan, kapan kolaborasi tepat dilakukan, dan kapan anak Anda hanya membutuhkan kejelasan," tandasnya.