FAFO parenting sempat ramai diperbincangkan di TikTok.

Istilah ini merujuk pada pola asuh yang memberikan anak kesempatan untuk belajar dari konsekuensi alami atas pilihan mereka.

>>> Cardinals Kalahkan Cubs 3-0 di Tengah Kabut Tebal Wrigley Field

FAFO merupakan singkatan dari ungkapan bahasa Inggris yang berarti 'mencoba sesuatu lalu menerima konsekuensinya'.

Dalam parenting, pendekatan ini membiarkan anak merasakan langsung dampak dari keputusan mereka, selama situasinya aman.

Pengertian FAFO Parenting

Menurut laman Parents, FAFO parenting adalah pendekatan yang memberi anak kesempatan untuk merasakan langsung dampak dari keputusan mereka, selama situasinya aman dan tidak membahayakan.

Alih-alih terus mengingatkan atau menyelamatkan anak dari kesalahan kecil, orang tua memberikan peringatan seperlunya lalu membiarkan anak memahami pelajaran melalui pengalaman.

Misalnya, jika anak menolak membawa jas hujan meski sudah diingatkan akan hujan, orang tua tidak perlu memaksanya.

Saat hujan turun dan anak merasa basah, ia akan belajar sendiri pentingnya jas hujan.

Laman Calm menyebutkan beberapa manfaat FAFO parenting, antara lain melatih tanggung jawab, mengembangkan kemampuan berpikir sebab-akibat, meningkatkan keterampilan memecahkan masalah, membangun rasa percaya diri, dan membantu anak mengambil keputusan lebih baik di masa depan.

Cara Kerja FAFO Parenting

Inti dari FAFO parenting adalah membiarkan konsekuensi alami menjadi guru terbaik bagi anak. Anak diberi kesempatan membuat keputusan dan melihat hasil dari pilihannya.

Namun, pola asuh ini bukan berarti orang tua lepas tangan. Orang tua tetap bertugas memberikan arahan, menetapkan batasan, dan memastikan keselamatan anak.

Berikut beberapa contoh penerapan FAFO parenting:

>>> Lima Pemain Dodgers Terpilih ke All-Star Liga Nasional

1.

Tidak mengerjakan tugas sekolah: Jika anak mengabaikan tugas, mereka harus menerima konsekuensi berupa nilai kurang baik atau teguran guru.