PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menargetkan naik kelas ke Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 pada 2028.

Target ini akan dicapai dengan mengandalkan pertumbuhan modal secara organik.

>>> Beelink Luncurkan EQi 304, Mini PC Pertama dengan Prosesor Intel Wildcat Lake

Head of Strategic & Performance Management Department Bank Mantap, Agus Syaiful Anwar, mengatakan bahwa perseroan optimistis mampu memenuhi persyaratan modal inti minimum sebesar Rp14 triliun dalam tiga tahun ke depan.

Bank Mantap telah resmi naik ke KBMI 2 pada April 2024 setelah sebelumnya berada di KBMI 1. Saat ini, modal inti perseroan telah mendekati Rp10 triliun.

"Rencananya nanti di tahun 2028 mudah-mudahan kita udah naik kelas selanjutnya ke KBMI 3," kata Agus dalam media briefing di Denpasar, Bali, Sabtu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, kemampuan permodalan perseroan tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang mencapai sekitar 30 persen.

Kebijakan pembagian dividen juga turut mempercepat penguatan modal.

Perseroan hanya membagikan sekitar 10 persen laba sebagai dividen kepada pemegang saham, yakni Bank Mandiri dan Taspen. Sementara sekitar 90 persen laba ditahan untuk memperkuat modal inti.

"Nah, ini yang mempercepat atau mengakselerasi pertumbuhan permodalan. Bank KBMI 3 itu kan minimum modal intinya 14 triliun ya kan.

Nah, kita sekarang sudah 10 triliun, artinya 3 tahun lagi gitu ya, 2026, 2027, 2028," jelasnya.

>>> Boat Luncurkan Speaker Bluetooth Stone 900 dengan Suara 80W dan Baterai 15 Jam

Agus mengatakan, apabila pertumbuhan laba mampu terus meningkat, target kenaikan kelas ke KBMI 3 akan semakin mudah dicapai tanpa perlu tambahan modal dari pemegang saham.