Guillaume Broche, creative director Clair Obscur: Expedition 33, memberikan pujian tinggi kepada The Legend of Zelda: Breath of the Wild.

Dalam wawancara dengan Konbini, ia menyebut game tersebut sebagai "game open world pertama yang benar-benar memenuhi janji dunia terbuka."

>>> Banjo-Kazooie Super Pocket Punya Pemutar Musik Rahasia Berisi Lagu Tak Dirilis

Broche mengaku bukan penggemar game open world pada umumnya. "Secara umum, saya tidak terlalu suka game open world.

Ini benar-benar game open world pertama yang saya sukai," ujarnya.

Ia awalnya ragu memainkan Breath of the Wild. Namun, karena banyak orang merekomendasikannya, Broche "memaksa" diri untuk mencoba.

Hasilnya, ia mengaku game tersebut "benar-benar luar biasa."

Menurut Broche, Breath of the Wild berhasil memberikan sensasi eksplorasi sejati. "Kamu melihat sesuatu, dan kamu ingin pergi ke sana.

>>> Pesona Wanita Raksasa dalam Anime: Dari Valkyrie Drive hingga Attack on Titan

Sepuluh ribu hal terjadi di sepanjang jalan, dan kamu terus teralihkan. Kamu tidak pernah sampai ke tujuan karena terus terganggu oleh berbagai hal," jelasnya.

Ia memuji level desain game tersebut sebagai "kelas master mutlak."

Broche mengakui bahwa timnya di Sandfall Interactive memiliki banyak penggemar Zelda, meskipun ia sendiri hanya memainkan dua game Zelda: versi Game Boy dan Breath of the Wild.

Pujian ini muncul di tengah antusiasme terhadap Clair Obscur: Expedition 33, RPG yang akan datang dari Sandfall Interactive.

>>> Splatoon Raiders: Petualangan Single Player yang Menjanjikan

Game tersebut dijadwalkan rilis pada 2025.