Palang Merah Singapura Manfaatkan AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara
Kecerdasan buatan (AI) semakin dimanfaatkan dalam sektor kemanusiaan untuk meningkatkan respons terhadap bencana alam di Asia Tenggara.
Melalui inisiatif global AI-for-Good, Palang Merah Singapura bekerja sama dengan Dataiku untuk mengintegrasikan platform AI guna mendeteksi potensi krisis dan memprediksi penyebaran wabah penyakit secara lebih cepat.
>>> WhatsApp Segera Luncurkan Fitur Username, Tak Perlu Lagi Bagikan Nomor Telepon
Kolaborasi ini memberikan akses bagi tim inovasi kemanusiaan terhadap analitik canggih serta dukungan teknis sukarela dari para ilmuwan data.
Sistem cerdas ini bertujuan mengubah metode kerja konvensional menjadi berbasis data yang lebih terukur dan responsif.
Otomatisasi Pemantauan Bencana
Palang Merah Singapura menggunakan AI untuk mengotomatiskan seluruh alur pemantauan data terkait bencana alam dan aktivitas manusia.
Digitalisasi ini berhasil memangkas proses manual, meningkatkan akurasi visualisasi data, serta menyatukan format dokumen yang sebelumnya tidak konsisten.
Integrasi platform memungkinkan organisasi memasukkan variabel data kontekstual baru seperti pergerakan iklim dan perubahan cuaca secara real-time.
>>> 4 HP dengan Baterai 8.000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz, Tahan 2 Hari
Hasil analisis komprehensif membantu relawan di lapangan mengambil keputusan darurat secara cepat dan akurat.
Prediksi Wabah Penyakit di Thailand
Teknologi ini juga diterapkan untuk memetakan risiko penyebaran leptospirosis, penyakit endemi di Thailand.
Model pembelajaran mesin terhadap data cuaca lokal mampu memproyeksikan potensi munculnya wabah secara presisi.
Kemampuan prediksi ini memberi kesempatan bagi pengambil kebijakan untuk melakukan intervensi medis lebih awal kepada komunitas rentan.
>>> Harga RAM Global Diprediksi Melonjak Hingga 50 Persen di Kuartal III 2026
Penyaluran logistik kesehatan dan tenaga medis kini dapat direncanakan dengan matang sebelum kondisi memburuk.
Update Terbaru
Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Selasa / 30-06-2026, 20:22 WIB
KPK Amankan Mobil dan Transaksi Keuangan dalam OTT di Kuansing
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BSI Sambut Penempatan SAL, Siap Perkuat Pembiayaan Produktif
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BGN Temui Amran, Minta Pasokan Telur dan Sayur untuk Dapur MBG di Timur RI
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
Survei: 15% Gen Z Bawa Orang Tua saat Wawancara Kerja, Bahkan Bantu Nego Gaji
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
BEI Ingatkan Investor Jangan Sekadar Ikut Tren, FOMO Hambat Pendalaman Pasar
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
DEN Minta Persetujuan Blending Batu Bara Tak Hambat Pasokan PLTU
Selasa / 30-06-2026, 20:21 WIB
Dampak Perang Rusia-Ukraina: Burung Bersarang dari Kabel Optik Drone
Selasa / 30-06-2026, 20:20 WIB
Microsoft: Indonesia Jadi Salah Satu Pengguna AI Paling Maju di Dunia Kerja
Selasa / 30-06-2026, 20:19 WIB
Laba Bersih MDKA Melonjak 4.523% pada Kuartal I 2026, Ditopang Emas dan Nikel
Selasa / 30-06-2026, 20:19 WIB
Susul Messi ke Amerika, Robert Lewandowski Resmi Gabung Chicago Fire, Kontrak Hingga 2028
Selasa / 30-06-2026, 20:15 WIB
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Dia Syayid, Diproyeksikan Jadi Andalan Shin Tae-yong
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB
Generasi Terbaru Mazda MX-5 Bisa Jadi yang Terakhir Bermesin Bensin
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB
Issa Diop: Kemenangan Maroko atas Belanda karena Allah
Selasa / 30-06-2026, 20:14 WIB






