Kupang, CNN Indonesia -- Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr. Icha, sang adik, Tiara Maharani Dwi Pakaenoni, resmi menyandang gelar dokter pada Selasa (30/6).

Tiara diwisuda bersama 11 wisudawan Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang pagi itu, sehari setelah jenazah dr. Icha dimakamkan pada Senin (29/6).

>>> Tebak Supermodel Seksi dalam Selfie NSFW Ini

"Lebih besar sedih karena harusnya hari ini menjadi hari bahagia bagi saya, kakak Icha, papa dan mama serta adik, tapi semua berubah," kata Tiara di rumahnya usai wisuda.

Tiara mengaku tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Biasanya mereka sekeluarga berlima, kini hanya tersisa empat orang.

Menurut Tiara, mendiang dr. Icha adalah motivator terbesar selama ia menempuh pendidikan kedokteran. Kakaknya selalu membantu tugas-tugas kuliah.

"Semoga saya bisa menjadi dokter yang amanah dan melanjutkan tongkat estafet dari kakak Icha," ujarnya.

Sebelum musibah terjadi, Tiara telah memberi tahu dr. Icha bahwa ia akan diwisuda pada 30 Juni. Sang kakak berjanji akan memberikan buket bunga sebagai tanda bangga.

Namun kini, Tiara yang seharusnya menerima bunga dari kakaknya justru harus memberi bunga untuk sang kakak.

>>> Pemilik Penis Terkecil di Dunia Ditawari Operasi Gratis oleh Dokter Beverly Hills

Peristiwa intimidasi yang menyebabkan dr. Icha bunuh diri membuat Tiara trauma. Ia berharap bisa belajar dari keteguhan dr. Icha dalam menjalankan tugas pelayanan sesuai SOP.

Sebelumnya, dr. Icha ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Perumahan RSS Baumata, Kupang, Jumat (26/6) sore.

Ia diduga depresi berat setelah diintimidasi tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) pada 13 Juni 2026 saat menangani pasien gigitan ular.

Tiga anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi adalah Therezius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), dan Veronika Lake (PDIP).

Korban gigitan ular yang selamat disebut masih berkeluarga dengan Lazakar.

>>> Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia

Jenazah dr. Icha dimakamkan pada Senin (29/6) dihadiri ribuan pelayat. Kasus intimidasi kini ditangani Polres TTU.