Pidato Putin disampaikan beberapa jam setelah serangan drone Ukraina menewaskan satu orang di wilayah selatan Rusia, Krasnodar Krai, dan memicu kebakaran di sebuah kilang minyak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan itu sebagai bagian dari operasi yang melemahkan kemampuan Rusia untuk melanjutkan perang.

"Kilang minyak Slavyansk di wilayah Krasnodar berhasil diserang, sekitar 300 kilometer dari garis depan.

Kami juga mencapai sebuah kilang di wilayah Yaroslavl, sekitar 700 kilometer dari perbatasan kami," tulis Zelensky di platform X pada Minggu.

Pekan lalu, serangan Ukraina lainnya memicu kebakaran besar di sebuah kilang minyak di tenggara Moskow, menyebabkan asap hitam pekat menyelimuti kawasan pinggiran ibu kota Rusia.

Dalam wawancara tersebut, Putin juga memperkirakan tim negosiator Amerika Serikat akan datang ke Moskow untuk membahas upaya mengakhiri perang Ukraina, setelah Washington tidak lagi terlalu fokus pada Iran dan konflik di Timur Tengah.

"Kami berharap setelah seluruh peristiwa ini berakhir, setelah fase aktif terkait Iran mereda, kami akan menyambut kedatangan para perwakilan pemerintahan AS yang sebelumnya telah beberapa kali bertemu dengan kami di Moskow," ujarnya.

"Kami siap melanjutkan negosiasi dan membahas seluruh detailnya," ucap Putin.

>>> John Cena Botak Lagi demi Transplantasi Rambut Tahap Kedua

Bagian wawancara dengan jurnalis Rusia Pavel Zarubin tersebut tidak dipublikasikan oleh Kremlin, tetapi dikutip oleh sejumlah kantor berita Rusia setelah sang pewawancara mengunggahnya melalui Telegram.