Amazon Batal Rilis Film Biopik Sam Altman, Diduga Hindari Perkara dengan OpenAI

Amazon melalui MGM Studios secara mendadak membatalkan perilisan film biopik tentang CEO OpenAI, Sam Altman, yang berjudul 'Artificial'.
Film yang disutradarai Luca Guadagnino itu hampir selesai diproduksi, namun Amazon memutuskan untuk tidak merilisnya.
>>> Sinergi Pemerintah dan Swasta Menguat, Hibah Lahan 30 Hektare Disiapkan untuk Program 3 Rumah
Dalam pernyataan resmi, Amazon beralasan bahwa film tersebut 'akan lebih baik jika dirilis oleh studio lain'.
Keputusan ini menimbulkan kecurigaan karena bertepatan dengan investasi besar Amazon di OpenAI.
Pada Februari lalu, Amazon berkomitmen menginvestasikan 50 miliar dolar AS di OpenAI, yang turut mendongkrak valuasi OpenAI menjadi lebih dari 700 miliar dolar AS.
Selain itu, OpenAI juga setuju membeli layanan komputasi awan dari Amazon senilai 38 miliar dolar AS tahun lalu.
Hubungan Sam Altman dengan pemilik Amazon, Jeff Bezos, juga cukup dekat. Altman menghadiri pernikahan mewah Bezos di Venesia.
Film 'Artificial' digambarkan bukan sebagai biopik yang memuji, melainkan lebih seperti 'The Social Network' yang mengkritik keras pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.
>>> Rencana Pemakaman Ali Khamenei di Tiga Kota Iran, 1.300 Tewas Akibat Heatwave Eropa
Menurut laporan Variety, film tersebut dikabarkan menggambarkan Altman sebagai pembohong patologis. Satu-satunya sisi positif adalah Altman diperankan oleh Andrew Garfield.
Film ini dikabarkan mendapat respons positif dalam pemutaran uji coba.
Keputusan Amazon ini dinilai sebagai bentuk kerapuhan dan ketakutan elit teknologi yang semakin merasa tak tersentuh.
Industri film kini dikuasai oleh perusahaan teknologi, dan dengan maraknya AI, perusahaan-perusahaan ini semakin terkait erat.
Serangan terhadap salah satu dari mereka dianggap sebagai serangan terhadap semua.
>>> Daftar 3 Tim Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026: Kanada, Brasil, Paraguay
Film 'Artificial' masih ditawarkan ke studio lain, namun peluangnya untuk mendapat distribusi luas tipis setelah Netflix, Focus Features, dan A24 menolak.
Update Terbaru
Bulog Siap Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura
Selasa / 30-06-2026, 09:04 WIB
PELNI Perluas Layanan Shipping Agency, Dukung Petani Lokal Lewat Rantai Pasok Maritim
Selasa / 30-06-2026, 09:01 WIB
BRIN Perluas Literasi Riset Mahasiswa IPB melalui Eksplorasi Ekosistem Inovasi Nasional
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Giancarlo Esposito Naik ke TMZ Tour Bus, Bicara soal Spike Lee
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Belanda vs Maroko: Pertemuan Kedua di Piala Dunia 2026
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Putin Akui Rusia Hadapi Krisis BBM Akibat Serangan Ukraina
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Jerman Tersingkir, Rekor Adu Penalti di Piala Dunia Berakhir
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
Partai Buruh di Indonesia Minim Kesadaran Kelas, Dikooptasi Oligarki
Selasa / 30-06-2026, 09:00 WIB
John Cena Botak Lagi demi Transplantasi Rambut Tahap Kedua
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Pemerintah Jerman Berupaya Cegah Volkswagen Tutup 4 Pabrik
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Pesan Kiper Orlando Gill usai Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman
Selasa / 30-06-2026, 08:59 WIB
Anggota DPR AS Wesley Hunt Hindari Jawab Klaim Trump soal Jumlah Pengunjung Pameran
Selasa / 30-06-2026, 08:57 WIB
Video Interogasi Taylor Parker: 'Saya Orang Baik'
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB
Ancelotti Puji Kesabaran Pemain Brasil Atasi 'Keras Kepalanya' Jepang
Selasa / 30-06-2026, 08:56 WIB






