Munculnya uban di usia 20 tahun kerap membuat khawatir akan penuaan dini. Namun, ada beberapa penyebab yang perlu diketahui.

Uban umumnya mulai muncul di pertengahan usia 30-an. Namun, tidak sedikit orang yang menemukan helai rambut putih di usia 20-an atau bahkan akhir masa remaja.

>>> Orlando Gill, Kiper Muda yang Jadi Pahlawan Paraguay Singkirkan Jerman

Praktisi kesehatan perempuan Kirtly Jones mengatakan beberapa helai uban masih normal ditemukan pada akhir 20-an atau awal 30-an.

Sementara itu, kemunculan uban sebelum usia 20 tahun dianggap prematur.

Penyebab Uban di Usia Muda

Berikut lima penyebab uban muncul di usia 20 tahun.

1. Genetik.

Faktor keturunan memegang peranan penting. Dokter kulit Mona Gohara menjelaskan jika orang tua atau kakek-nenek beruban lebih awal, kemungkinan Anda juga mengalaminya.

Warna rambut ditentukan oleh jumlah dan kombinasi melanin yang sudah diatur kode genetik. Seiring waktu, produksi melanin menurun sehingga rambut kehilangan pigmen.

2. Stres.

Banyak yang meyakini stres berkontribusi pada munculnya uban.

>>> T.O.P Gelar Tur Fan Meeting Perdana di Asia, Rayakan 20 Tahun Karier

Studi pada hewan tahun 2020 menunjukkan tikus kehilangan sel punca penghasil melanin akibat stres, namun belum ada riset serupa pada manusia.

3. Kekurangan vitamin atau mineral.

Kekurangan kalsium, tembaga, feritin, folat, zat besi, selenium, vitamin B12, seng, dan protein dapat menyebabkan rambut kehilangan pigmen.

4. Merokok.

Kebiasaan merokok dapat memengaruhi DNA dan membuat seseorang 2,5 kali lebih mungkin beruban lebih cepat.

5. Kondisi kesehatan tertentu.

Penderita alopecia areata (rambut rontok) bisa menemukan uban di bercak kulit kepala. Pada penderita vitiligo, rambut bisa berubah putih.

>>> 4 Shio Beruntung 30 Juni 2026: Impian Mulai Terwujud

Gohara menambahkan masalah tiroid juga dapat memicu uban.