Bacaan doa: "Alhamdulillahil ladzi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihin nusyur."

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan yang menghidupkan kami setelah ia mematikan kami. Kepada-Nyalah kebangkitan hari kiamat."

Amalan Sebelum Tidur dan Setelah Bangun Tidur

Selain membaca doa, Rasulullah SAW juga mengajarkan sejumlah amalan yang dapat dilakukan sebelum beristirahat hingga setelah terbangun.

Amalan-amalan ini bertujuan agar waktu tidur menjadi lebih berkah sekaligus menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

>>> Koeman dan Van Dijk Satu Suara: Hancurkan Maroko di Piala Dunia 2026

1. Amalan Sebelum Tidur

Sebelum memejamkan mata, Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk melakukan beberapa amalan berikut.

Membaca Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing satu kali.

Meniup kedua telapak tangan sebanyak tiga kali, kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh.

Membaca takbir, tasbih, dan tahmid masing-masing sebanyak 33 kali.

Setelah itu, tutup dengan doa: "Bismika rabbi wadla'tu janbi wa bika arfa'uhu. In amsakta nafsi farhamha.

Wa in arsaltaha fahfazhha bima tahfazhu bihi 'ibadakas shalihin."

Artinya: "Dengan nama-Mu ya Tuhanku, aku berbaring. Dengan nama-Mu juga aku terbangun.

Jika Kau tahan nyawaku, berilah rahmat untuknya. Jika Kau lepaskan nyawaku, perliharalah sebagaimana Kau memelihara para hamba-Mu yang saleh."

2. Amalan Bangun Tidur

Setelah bangun tidur, Rasulullah SAW juga mengajarkan beberapa amalan yang dapat dilakukan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.

Duduk sejenak sambil mengusap wajah dan membaca doa bangun tidur.

Membaca sepuluh ayat terakhir Surah Ali Imran.

Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.

Membersihkan rongga hidung sebanyak tiga kali.

Menggosok gigi atau bersiwak.

Berwudu sebelum melaksanakan ibadah maupun memulai aktivitas.

>>> Indonesia dan Singapura Teken Kerja Sama Perlindungan Lingkungan Hidup

Demikian bacaan doa mau tidur dan bangun tidur beserta amalan sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW.