Kontroversi Usulan Rokok Murah: Picu Downtrading dan Ancam Penerimaan Negara
Usulan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN, Andi Yuliani Paris, agar pemerintah memberikan ruang bagi produksi rokok untuk masyarakat menengah ke bawah mendapat penolakan dari berbagai kalangan.
Wacana tersebut dinilai berpotensi memperparah fenomena downtrading, yaitu pergeseran konsumen dari rokok mahal ke produk yang lebih murah.
>>> V BTS Pamer Dada di Fashion Show CELINE, ARMY Histeris
Usulan itu disampaikan Andi dalam Rapat Dengar Pendapat bersama sejumlah Direktur Jenderal Kementerian Keuangan pada Senin, 15 Juni lalu.
Menurutnya, masih banyak masyarakat di daerah yang memilih membeli rokok ilegal karena harganya lebih terjangkau.
Andi menyampaikan perlunya cukai rokok khusus kalangan menengah ke bawah serta penambahan ambang batas produksi rokok di atas 3 miliar batang per tahun.
Menurutnya, ketersediaan rokok dengan harga lebih murah dapat menjadi salah satu cara menekan peredaran rokok ilegal.
Namun, pandangan tersebut berseberangan dengan sikap pemerintah.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menegaskan bahwa fenomena downtrading dan peredaran rokok ilegal merupakan tantangan utama dalam menjaga penerimaan negara.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai tren downtrading telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan menjadi tantangan terbesar dalam efektivitas kebijakan cukai hasil tembakau.
"Yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir adalah kecenderungan downtrading, di mana konsumen secara bertahap beralih ke produk dengan harga yang lebih rendah," ujarnya.
Menurut Yusuf, kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan tarif cukai dan semakin lebarnya kesenjangan tarif antarkelompok produk rokok.
"Ketika ruang untuk produk dengan harga lebih rendah semakin terbuka, maka yang berpotensi terjadi adalah penguatan pergeseran konsumsi ke bawah.
Update Terbaru
Server Minecraft Down 29 Juni 2026, Ini Penyebab dan Solusinya
Senin / 29-06-2026, 23:49 WIB
Hainan Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Hong Kong untuk Tarik Investasi Global
Senin / 29-06-2026, 23:49 WIB
T-Mobile Hentikan Paket Lama, Pelanggan Hadapi Kenaikan Tagihan
Senin / 29-06-2026, 23:48 WIB
Moto G Power (2025) Turun Harga Jadi $200, Solusi Baterai Awet
Senin / 29-06-2026, 23:44 WIB
Em Davies Pamerkan Tubuh Ramping dan Perut Rata di Liburan Mewah Bali
Senin / 29-06-2026, 23:44 WIB
Indonesia Tarik 9 Miliar Dolar AS ke Sekuritas BI dan Obligasi Negara
Senin / 29-06-2026, 23:44 WIB
Cardi B Curi Perhatian di After-Party BET Awards Usai Penampilan Epik
Senin / 29-06-2026, 23:38 WIB
Crunchyroll Akuisisi Season 2 Witch Hat Atelier Setelah Final Season 1 yang Menegangkan
Senin / 29-06-2026, 23:36 WIB
Kerumunan BET Awards Kejar Peserta Kerusuhan Capitol yang Dimaafkan Trump
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB
Will Ferrell Hampir Telanjang di Iklan SKIMS Bareng Kim Kardashian
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB
Trump Klaim Great American State Fair Penuh, Foto Buktikan Sebaliknya
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB
Thylane Blondeau, 'Most Beautiful Girl in the World', Resmi Menikah
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB
Timnas Voli Indonesia Target Juara SEA V League dan Perunggu Asian Games
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB
Demo Tolak MBG di Makassar Ricuh, Massa Bakar Ban dan Tutup Jalan
Senin / 29-06-2026, 23:35 WIB






