>>> RAPOO C1630: Kamera PTZ 4K dengan Zoom Optik 12X dan Pelacakan AI

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Korea Selatan atas hasil yang mengecewakan tersebut.

"Saya menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas kekecewaan besar akibat hasil yang tidak dapat diterima ini.

Kami akan segera mereformasi tata kelola olahraga agar hal seperti ini tidak terulang lagi," ujar Lee.

Kontroversi Sebelum Piala Dunia

Sebelum Piala Dunia dimulai, Hong sebenarnya sudah mendapat banyak penolakan dari suporter dan media Korea Selatan.

Sejak ditunjuk kembali sebagai pelatih pada Juli 2024, ia bahkan beberapa kali mendapat cemoohan saat laga kandang.

Salah satu keputusan Hong yang paling disorot adalah mencadangkan kapten sekaligus bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, saat menghadapi Afrika Selatan.

Dalam pertandingan itu Korea Selatan hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke fase gugur. Namun, strategi tersebut justru menjadi bumerang setelah Korea Selatan kalah 0-1 dan dipastikan tersingkir.

Meski mundur dari jabatannya, Hong berharap tim nasional Korea Selatan bisa kembali mendapatkan dukungan masyarakat.

>>> Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Uang Saku Setara UMP

"Saya akan selalu mendukung tim nasional dengan sepenuh hati dan berharap tim ini kembali dipercaya serta dicintai oleh masyarakat," kata Hong.