Cape Verde mencatat sejarah sebagai negara terkecil yang berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Bubista melaju ke fase gugur setelah mengumpulkan tiga poin dari tiga hasil imbang di Grup H.

>>> IHSG Anjlok 1,28 Persen ke 5.820 di Awal Pekan

Kini, Cape Verde harus menghadapi juara bertahan Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Meski di atas kertas Argentina lebih diunggulkan, Bubista menegaskan timnya tidak akan gentar.

Bubista Yakin Cape Verde Bisa Beri Kejutan

Bubista mengatakan bahwa anak asuhnya tidak datang ke pertandingan hanya untuk memenuhi jadwal. Ia yakin Cape Verde masih mampu membuat kejutan melawan Argentina.

"Ini sedikit mengejutkan, meskipun kami selalu menanamkan pikiran bahwa kami bisa mencapai tahap ini setelah melihat hasil dua pertandingan pertama," kata Bubista dikutip dari Reuters.

"Kami negara kecil, tetapi kami berjuang untuk apa yang ingin kami capai. Bagi kami, tidak ada yang mustahil," jelasnya.

Pada babak 32 besar, Cape Verde akan menghadapi tantangan terbesar mereka sejauh ini. Argentina tampil impresif sepanjang fase grup dan masih diperkuat megabintang Lionel Messi.

>>> Junior Miners Fun Fest 2026: Pameran Tambang Interaktif untuk Anak Digelar di Jakarta

Meski mengakui kualitas lawan, Bubista memastikan timnya tetap akan mempertahankan identitas permainan yang menjadi kekuatan utama.

"Kami akan memainkan permainan kami dengan sikap yang benar dan penuh tanggung jawab, tetapi juga dengan kepribadian dan karakter kami sendiri.

Mereka memiliki Messi, yang tidak perlu diperkenalkan lagi," ujar mantan bek tersebut.

Membawa Misi untuk Cape Verde dan Afrika

Bubista mengungkapkan bahwa duel melawan Argentina memiliki arti lebih besar daripada sekadar pertandingan sepak bola.

Banyak warga Cape Verde yang menetap di Argentina, sehingga laga ini memiliki nilai emosional bagi masyarakat negaranya.

>>> Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan timnya membawa misi untuk membanggakan negaranya sekaligus mewakili Afrika di panggung sepak bola dunia.