Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, mengaku bangga membawa nama Indonesia dalam debutnya di Wimbledon 2026.

Turnamen tenis bergengsi itu berlangsung di All England Lawn Tennis Club pada 29 Juni hingga 12 Juli.

>>> Penyekapan Karyawan di Jakpus, Pemilik Diduga Jadi Dalang Kejahatan

Janice akan menjalani laga perdananya di Wimbledon pada Senin (29/6) melawan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez.

Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 22:30 WIB.

"Sangat sangat spesial untuk bisa main di Wimbledon pertama kali, dan juga membawa nama Indonesia di Wimbledon kali ini," ujar Janice dikutip dari situs Wimbledon.

Ini bukan pertemuan pertama Janice dengan Fernandez. Keduanya sudah dua kali bertarung di sektor tunggal putri sebelumnya.

Janice yang kini menempati peringkat ke-42 ranking WTA pertama kali bertemu Fernandez di Australia Open 2026. Saat itu Janice menang 2-0.

>>> BI Dongkrak Suntikan Likuiditas hingga Rp1.000 Triliun

Kemenangan serupa diulang Janice saat melawan Fernandez di Dubai Open 2026.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi petenis tunggal putri nomor satu Indonesia untuk meraih 'hattrick' kemenangan atas Leylah Fernandez di Wimbledon 2026.

Baik Janice maupun Leylah sama-sama belum memenangkan gelar tunggal putri pada 2026.

Namun, Janice unggul dalam gelar ganda putri dengan masing-masing satu gelar di WTA 250 dan WTA 125.

Pertarungan Janice vs Leylah kali ini diprediksi bakal sengit seperti dua laga sebelumnya. Duel mereka berpotensi ditentukan melalui tie break.

>>> Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro Dorong UMKM Naik Kelas

Saat bersua di Australia Open 2026, laga Janice vs Leylah tie break pada set kedua, sedangkan di Dubai Open keduanya tie break pada set pertama.