Polisi berhasil menangkap dua orang pelaku pelemparan bom molotov yang salah sasaran dan mengenai seorang ibu yang sedang membonceng anaknya di Koja, Jakarta Utara.

"Betul, dua orang sudah diamankan," kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Bima Sakti saat dihubungi, Senin (29/6).

>>> Giorgio Antonio Tanggapi Tuduhan Numpang Hidup ke Sarwendah

Bima belum merinci kronologi penangkapan kedua pelaku.

Ia hanya membenarkan salah satu pelaku yang ditangkap adalah pria berinisial M yang merupakan pelaku utama pelemparan molotov.

"Ditangkap di Cipinang dan di Cilincing. 22 Juni kejadian, 26 Juni diamankan," ucap Bima.

Kronologi Pelemparan

Peristiwa terjadi pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan korban seorang perempuan sedang melintas menggunakan sepeda motor menuju pasar.

Bagian dashboard sepeda motornya terbakar akibat terkena dampak pelemparan.

Dari hasil pendalaman, ibu dan anak itu menjadi korban salah sasaran. Pelemparan diduga dipicu masalah asmara.

>>> Pasokan Gas Pipa Menurun, Harga Gas Industri Tembus US$20/MMBtu

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi empat pelaku. Salah satunya M yang berperan melempar molotov.

M memiliki mantan istri berinisial R. Pelaku M tidak terima karena R memiliki kekasih baru berinisial U.

"Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U.

Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Andry.

Saat kejadian, pelaku diduga menargetkan K. Namun, molotov yang dilempar justru salah sasaran dan nyaris mengenai ibu yang tengah membonceng anaknya.

"Jadi pelaku ini datang ke rumah K, dari jauh udah teriak-teriakan si pelaku atau M.

>>> Putin Tegaskan Tekad Rebut Empat Wilayah Ukraina, Tolak Usulan Gencatan Senjata

Bom molotov (dilempar) ke K, tapi enggak kena, jatuh ke jalan, nah si ibunya lewat, yang naik motor," ucap dia.