Marsch menyatakan bahwa melindungi kesehatan profesional jangka panjang Davies tetap menjadi prioritas selama proses kembali bermain internal.

"Bagi saya untuk memberi tahu pemain terbaik kami, dan seorang pria yang merupakan bagian besar dari semua yang kami lakukan, bahwa kami harus menunggu, itu juga menyakitkan," kata Marsch.

Manajer menambahkan bahwa rencana persiapan akhir berhasil membangun fondasi yang kuat untuk kesiapan fisik dan mental pemain.

"Apa yang saya katakan kepadanya adalah bahwa saya ingin dia pergi ke lapangan dan bebas," ujar Marsch.

Marsch menegaskan bahwa Canada Soccer dan Bayern Munich bekerja sama dengan komunikasi terbuka mengenai jadwal pemulihan.

"Kami telah bekerja sama untuk apa yang kami anggap terbaik bagi Alphonso," kata Marsch.

Pelatih menyoroti kualitas transisi eksplosif Davies dan kemampuan sepak bola secara keseluruhan.

"Dia adalah aset besar bagi kami, karena dia adalah bakat luar biasa. Dia sangat eksplosif dalam momen transisi.

Dia juga pemain sepak bola yang baik," kata Marsch.

Marsch mengakhiri analisis prapetandingan dengan memuji ketahanan dan intensitas lawan yang akan dihadapi.

"Kami berharap Afrika Selatan akan sangat intens, memulai dengan cepat, bersemangat, dan penuh semangat untuk pertandingan ini," kata Marsch.

Pelatih mengakui bahwa Afrika Selatan beradaptasi secara efektif selama fase grup untuk lolos.

"[Afrika Selatan] tetap kuat di turnamen dan menemukan cara untuk menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu," kata Marsch.

Davies: Kembali ke Tempat Cedera

Davies mengungkapkan kegembiraannya kembali ke SoFi Stadium, lokasi cedera ACL-nya pada Maret 2025, dan menceritakan keinginannya untuk tampil di pertandingan turnamen sebelumnya.

"Jelas, itu menyakitkan," kata Davies.

Kapten menekankan bahwa melewatkan pertandingan babak grup yang digelar di kandang Kanada di Toronto dan Vancouver memperkuat frustrasinya.