Kemenkes dan Polisi Usut Dugaan Intimidasi Berujung Kematian dr Icha
Kementerian Kesehatan dan kepolisian mengusut dugaan intimidasi yang berujung pada kematian dr Icha, seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan dan Inspektorat Jenderal Kemenkes sedang menangani kasus ini.
>>> Iran Tegaskan Kuasai Penuh Selat Hormuz Selama 30 Hari
Pihaknya akan melakukan investigasi menyeluruh terkait dugaan intimidasi yang dialami almarhumah oleh individu tertentu.
"Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Tidak boleh ada intimidasi, tekanan ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," kata Aji di Jakarta, Minggu (28/6).
Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, dan pihak rumah sakit untuk memastikan perlindungan hukum serta dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan.
Kementerian Kesehatan mengutuk segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan mana pun di Indonesia.
Menurut Aji, tindakan semacam itu tidak dapat dibenarkan karena dapat mengganggu pelayanan kesehatan dan berdampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis.
Kemenkes mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menghormati proses investigasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Pengabdian dr Icha dalam melayani masyarakat akan selalu menjadi teladan bagi dunia kesehatan Indonesia," ujar Aji.
Dokter Icha ditemukan meninggal gantung diri diduga karena depresi akibat diintimidasi oleh sejumlah anggota DPRD.
>>> Siap-Siap Cuan! 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung dan Sukses Finansial di Akhir Juni 2026
Penyelidikan Polres TTU
Update Terbaru
Asisten Raffi Ahmad Mufli Budi Ananda Masuk Jajaran Komisaris PT Krakatau Posco
Minggu / 28-06-2026, 17:51 WIB
Rektor UNY Jelaskan Polemik Pernyataan Warek soal Spanduk Aksi Mahasiswa
Minggu / 28-06-2026, 17:47 WIB
Keluar dari Gelembung Streaming dengan Aplikasi Radio Unik Ini
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Prabowo: AI Bawa Peluang dan Risiko, Indonesia Harus Siap Hadapi Perubahan
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Biaya Ganti Layar dan Baterai Vivo X Fold 6 Terungkap
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Casio Luncurkan Tiga Jam Tangan Digital W738H di AS dengan Alarm Getar
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Samsung Kembangkan Ponsel Rollable Komersial Pertama dengan Layar 10 Inci
Minggu / 28-06-2026, 17:42 WIB
Daftar 28 Akses Tol yang Masuk Kawasan Ganjil Genap Jakarta
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
Pemerintah Susun Grand Design Riset Nasional, Fokus Sampah dan Energi
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
Trump Ultimatum Iran: 'Negara Itu Tak Akan Ada Lagi' Jika AS Terpaksa Tuntaskan Perang
Minggu / 28-06-2026, 17:37 WIB
KPK Dalami Setoran Ilegal di Loket Imigrasi Bali untuk Izin Tinggal WNA
Minggu / 28-06-2026, 17:36 WIB
Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Ada Final Kepagian
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB
PDUI dan CT ARSA Foundation Jalin Kerja Sama Perkuat Peran Dokter Umum
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB
Hasil Moto3 Belanda: Quiles Juara, Danish ke-10, Veda Ega Crash
Minggu / 28-06-2026, 17:35 WIB






