Polisi Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 325 kilogram narkotika jenis sabu jaringan internasional Thailand-Indonesia di Aceh.
Dua orang tersangka ditangkap, sementara dua lainnya masih buron.
>>> Cedera Ankle, Pesilat Palembang Pantang Menyerah di Piala Presiden
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan dilakukan tim gabungan pada Selasa (23/6).
Tim tersebut terdiri dari Subdit IV Dittipidnarkoba, Satgas NIC Bareskrim Polri, Bea Cukai Kanwil Aceh, dan Bea Cukai Lhokseumawe.
Dalam operasi itu, polisi menangkap Zulfahmi yang diduga berperan sebagai pengendali darat dan Jufri yang diduga bertindak sebagai tekong kapal pengangkut sabu.
"Ditemukan 13 karung goni warna kuning yang ketika dibuka berisikan kemasan teh China yang menurut pengakuan kedua orang tersebut berisi narkotika jenis sabu," ujar Eko dalam keterangan resmi pada Minggu (28/6).
Polisi menyita total 325 bungkus kemasan teh China berisi sabu dengan berat sekitar 325 kilogram.
Hasil uji awal menunjukkan barang bukti tersebut positif mengandung metamfetamin dan amfetamin.
Selain sabu, polisi turut menyita sebuah mobil Honda HR-V hitam bernomor polisi BK 1975 ACH, kapal jenis Oskadon berwarna merah muda, serta sejumlah telepon genggam milik para tersangka.
Pengungkapan kasus bermula dari informasi pada awal Juni 2026 mengenai rencana penyelundupan sabu dari Thailand ke Aceh melalui jalur laut.
Tim kemudian melakukan penyelidikan di kawasan Pantai Blang Mangat, Lhokseumawe.
Pada Selasa (23/6) malam, petugas melihat sebuah mobil Honda HR-V keluar dari kawasan pantai dan diduga membawa narkotika.
>>> Kecelakaan Maut Jadi Titik Balik: Bekas Pecandu Narkoba Terlahir Kembali di ICU
Saat hendak dihentikan, dua pelaku sempat melarikan diri ke semak-semak, namun berhasil ditangkap.
Update Terbaru
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026
Minggu / 28-06-2026, 15:42 WIB
Kehlani: Good Genes atau Good Docs? Transformasi Penampilan Sang Penyanyi
Minggu / 28-06-2026, 15:42 WIB
Pembiayaan Syariah: Panduan dan Manfaatnya
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Cardi B Siap Tampil Memukau di BET Awards 2026
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Bintang TLC Deon Derrico Gugat Mitra Bisnis soal Properti
Minggu / 28-06-2026, 15:37 WIB
Tas dan Koper Diskon hingga 70% di Transmart Full Day Sale
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Messi Cetak Gol di 7 Laga Beruntun Piala Dunia, Sejarah Baru Tercipta
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo Akui Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Langsung Ditindaklanjuti
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo: Usul Anak Desa Lewat TikTok Langsung Saya Tindak Lanjuti
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Said Didu Sorot Ritual Jokowi: Kepala Banteng Diinjak
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Prabowo: Indonesia Harus Naik Kelas, Tak Cuma Ekspor Bahan Baku
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Hensat Kecam Tragedi Latsarmil Kopdes: 5 Peserta Meninggal, Tak Ada Pejabat Mundur
Minggu / 28-06-2026, 15:35 WIB
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar, Lionel Scaloni Peringatkan Messi Cs
Minggu / 28-06-2026, 15:32 WIB
Scaloni Ingatkan Argentina Jangan Remehkan Cape Verde di 32 Besar
Minggu / 28-06-2026, 15:32 WIB






