Said Didu Sebut Prabowo Hanya Jadi Presiden 2 Tahun, Gibran Gantikan?
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu kembali menyoroti pernyataan pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mengenai masa jabatan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Said Didu, semakin jelas bahwa Prabowo hanya diberi waktu berkuasa oleh kelompok yang disebutnya Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok) selama dua tahun.
>>> Pilpres 2029 Mungkin Tak Akan Terjadi, Ini Kata Pegiat Medsos
Setelah itu, kursi presiden akan digantikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Tanda-tanda ucapan Dr. Conny bahwa Pak @prabowo hanya diberikan waktu berkuasa oleh Geng SOP hanya 2 tahun makin terlihat," tulis Said Didu di akun X pribadinya, Minggu (28/6/2026).
Belakangan, demonstrasi besar-besaran kerap terjadi terhadap pemerintahan Prabowo. Massa menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), penurunan harga BBM, hingga perombakan Kabinet Merah Putih.
Klaim Connie dan Bantahan Rosan
Connie sebelumnya mengaku mendapat cerita dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pilpres 2024, Rosan Roeslani, bahwa Prabowo hanya akan menjabat dua tahun jika menang.
"Saya bilang apa dulu saya mau tanya emang Pak Prabowo ini bakal jadi presiden berapa lama? Ini menyampaikan Pak Rosan loh, duta besar kita, mantan, di Amerika.
>>> 30 Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, RD Kongo Jadi Penghuni Terbaru
Jadi rencananya dua tahun. Tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran," kata Connie.
Namun, Rosan Roeslani membantah keras klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa ucapan "dua tahun" justru pertama kali keluar dari mulut Connie sendiri.
"Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya.
Beliau (Connie) mengatakan, 'Ini gimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Pak Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?'
, dia bilang begitu," ujar Rosan dalam konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan.
>>> Penyuka Warna Biru Punya 6 Karakter Khas Ini, Apa Saja?
"Saya bilang, 'Bu, udahlah, itu tidak pantas. Ya sudahlah, kita, sih, nggak ada pikiran seperti itu lah, janganlah'," lanjutnya.
Update Terbaru
Kroasia Pastikan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Menang 2-1 atas Ghana
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Pariwisata Jadi Pilar Ekonomi Nasional, Danantara Dorong Ekosistem Terintegrasi
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Incar Jorge Jesus sebagai Pelatih Baru
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Daftar Acara Trans TV Senin, 29 Juni 2026 Ada Film Bioskop, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Nonton
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Inggris Tundukkan Panama 2-0 dan Amankan Status Juara Grup L Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:30 WIB
Tiket Termurah Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Dijual Rp24 Juta
Minggu / 28-06-2026, 11:29 WIB
Evakuasi Ibu dan Bayi usai 3 Hari Terjebak Reruntuhan Gempa Venezuela
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Alarm Bahaya Portugal: Ronaldo dkk Tumpul di Dua Laga Fase Grup Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Pertarungan Prabowo vs Gibran: 'Semua Bisa Dikorbankan Demi 2029'
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Kemenkes Tegaskan Regulasi Tembakau untuk Lindungi Kesehatan, Bukan Matikan Industri
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Toyota dan Mitsubishi Dongkrak Ekspor Otomotif Indonesia pada Mei 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Gibran Sadar Gerakannya Dibatasi Lingkaran Prabowo
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
FIFA Angkat Bicara soal Tuduhan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB
Waktu Terbaik Gunakan Toilet Pesawat Menurut Pramugari
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB






