Ia menambahkan, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada BPS, tetapi juga dukungan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat luas.

Sebanyak 2.069 petugas sensus diterjunkan untuk mendata sekitar 231 ribu unit usaha hasil prelisting di Bengkulu.

in1

Jumlah ini naik sekitar 15,5 persen dibandingkan hasil pendataan tahun 2016.

Sebagai simbol dukungan, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyerahkan miniatur Tabot kepada Wakil Kepala BPS RI.

"Dengan ini pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan dan harapan untuk suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," ucap Helmi.

Pencanangan di Bengkulu turut dihadiri Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, Staf Khusus Menteri Pariwisata Apni Jaya Putra, para bupati dan wali kota se-Bengkulu, unsur Forkopimda, serta pimpinan perguruan tinggi.

Menutup rangkaian pencanangan di dua provinsi, Sonny mengajak masyarakat Indonesia berpartisipasi melalui pesan sederhana 'TIR': Terima petugas sensus, Isi data dengan benar, dan Rahasia data terjaga.

>>> Sinopsis Bloodshot, Bioskop Trans TV 27 Juni 2026

Ia menegaskan, keberhasilan SE2026 akan melahirkan data berkualitas yang menjadi fondasi perencanaan pembangunan dan penguatan ekonomi Indonesia di masa depan.