Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) bersama Penabulu-Oxfam kembali menggelar Kunstkring Dialogue: Forum Ekonomi Restoratif. Acara ini menegaskan peran perempuan sebagai penggerak utama sistem kehidupan yang menopang ekonomi restoratif.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses ekonomi bagi perempuan.

in1

>>> Terminal Cicaheum Bandung Ditutup, Pedagang Masih Bertahan

Pemerintah tidak hanya menyediakan akses permodalan mikro dan makro, tetapi juga pendampingan, pelatihan, hingga akses pasar.

"Sebagai regulator, memberikan akses permodalan kepada kelompok perempuan. Permodalan mikro dan makro yang juga dilakukan pendampingan dan pelatihan termasuk akses ke pasar.

Termasuk menyediakan apa yang dibutuhkan oleh industri di Maluku Utara," ujar Sherly.

Dalam forum tersebut, sejumlah praktik baik ekonomi restoratif turut ditampilkan.

Contohnya pemberdayaan perempuan melalui pembibitan oleh Mama Bambu, Desa Agroekologi Bambu, Kebun Pangan Lokal Perempuan, serta Perhutanan Sosial Khusus Perempuan.

>>> Jadwal Siaran Langsung Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026

Transisi Energi Berkeadilan Gender

Sesi kedua bertema Energi Terbarukan Berkeadilan Gender: Energi ke Ekonomi Restoratif membahas transisi energi yang memperluas akses energi, memperkuat ekonomi lokal, dan mengurangi beban kerja domestik perempuan.

Direktur Eksekutif IBEKA Tri Mumpuni Wiyatno menegaskan bahwa transisi energi pada dasarnya adalah upaya memenuhi hak masyarakat atas akses energi.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan pemerintah terus memperkuat infrastruktur dasar untuk mendukung ekonomi restoratif yang inklusif.

Kementerian PU menyediakan layanan air bersih dan konektivitas melalui berbagai program, termasuk Pamsimas.

"Kementerian PU menyediakan air dan konektivitas.

>>> 5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

Proyek kolaborasi seperti Pamsimas menjadi sebuah terobosan untuk masyarakat agar mudah dalam memperoleh akses air bersih," kata Diana.