Iran Kecam Trump Ingkari Gencatan Senjata: AS Akan Menyesal

Hubungan Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah serangan terbaru di wilayah Teheran. Presiden AS Donald Trump dituduh mengingkari komitmen gencatan senjata.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Azizi, mengecam serangan AS.
>>> Cara Mencairkan 5 Jenis Bansos Juli 2026: Beras 30 Kg dan PKH 10,5 Juta KPM
Menurutnya, serangan itu membuktikan bahwa musuh tidak memiliki komitmen terhadap diplomasi maupun gencatan senjata.
"Amerika Serikat sekali lagi menyerang Iran di tengah perundingan," kata Azizi, Sabtu (27/6). Ia juga menyindir Trump sebagai presiden yang gagal menghormati prinsip-prinsip negosiasi.
Azizi menilai tindakan AS sebagai pelanggaran ceroboh terhadap kesepakatan damai. Ia memperingatkan bahwa konsekuensinya akan merugikan Washington.
"Pelanggaran sembrono terhadap gencatan senjata ini akan berujung pada kemunduran dan penyesalan bagi Amerika Serikat," tegasnya. Ia juga menolak tudingan bahwa Iran sebagai pemicu eskalasi.
IRGC Balas Serangan AS
Pernyataan Azizi muncul setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan ke posisi militer AS.
>>> 6 Fakta Penyiksaan YTR: Disiksa Sadis, Kepala Berbelatung
IRGC menuduh Washington melanggar komitmen gencatan senjata melalui serangan ke kawasan pesisir Iran.
IRGC memperingatkan bahwa setiap serangan lanjutan akan dibalas dengan tindakan yang lebih luas dan lebih kuat.
Mereka juga menegaskan bahwa pengaturan keamanan pelayaran di Selat Hormuz merupakan bagian dari kesepahaman dengan Iran.
Sebelumnya, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengaku telah menyerang fasilitas rudal, gudang drone, dan radar Iran.
Washington mengklaim operasi itu sebagai respons atas dugaan serangan Iran terhadap kapal dagang di Selat Hormuz.
>>> Iran Balas Serangan AS dengan Gempuran di Teluk
Hingga kini, kedua negara saling menuduh sebagai pihak yang pertama melanggar gencatan senjata. Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat.
Update Terbaru
Fenomena Warga China Ramai-Ramai Masuk Islam, Ini Alasannya
Sabtu / 27-06-2026, 10:02 WIB
Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Medan untuk Tipe Pengecasan Medium
Sabtu / 27-06-2026, 10:02 WIB
Akhir Penentuan! Nano Machine Chapter 318 Bahasa Indonesia English Raw Update
Sabtu / 27-06-2026, 10:00 WIB
Nubia Neo 5 Max Resmi: Layar 7,5 Inci 1,5K dan Chip Dimensity 7100
Sabtu / 27-06-2026, 09:56 WIB
Mets Pecat Carlos Mendoza, Andy Green Jadi Manajer Interim
Sabtu / 27-06-2026, 09:50 WIB
Empat Pelajaran dari Kemenangan Telak Senegal atas Irak di Grup I Piala Dunia
Sabtu / 27-06-2026, 09:49 WIB
Cara Cek Status Penyaluran Bansos Atensi YAPI Juni 2026
Sabtu / 27-06-2026, 09:49 WIB
Cara Cepat Mengetahui Update Harga Mac dan iPad Apple 2026
Sabtu / 27-06-2026, 09:49 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs India di Semifinal AVC Men's Cup 2026
Sabtu / 27-06-2026, 09:46 WIB
Lari Marathon Bisa Picu Kerusakan Ginjal, Kenali Rhabdomyolysis
Sabtu / 27-06-2026, 09:43 WIB
Strategi Pilih Reksa Dana dan Obligasi saat BI Rate Naik
Sabtu / 27-06-2026, 09:42 WIB
Hasil Piala Dunia: Canobbio Kartu Merah, Spanyol Singkirkan Uruguay
Sabtu / 27-06-2026, 09:42 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Lolos ke 32 Besar, Saudi Tersingkir
Sabtu / 27-06-2026, 09:42 WIB
Fakta-fakta Jokowi Kembali Blusukan, Diawali Lampung dengan Topi PSI
Sabtu / 27-06-2026, 09:42 WIB






