AS Kembali Bombardir Iran, Targetkan Gudang Rudal dan Drone
Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran. Kali ini, sasaran serangan adalah gudang rudal, drone, dan fasilitas radar milik Teheran.
Serangan dilakukan oleh Komando Pusat Militer AS (CENTCOM). Langkah ini merupakan respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Iran.
>>> Cara Mudah Siapkan Dokumen Penting Sebelum Penyaluran Bansos Tahap 3 di Tahun 2026
Presiden AS Donald Trump menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia mengaku kecewa dengan dugaan serangan Iran terhadap kapal komersial sehari sebelumnya.
"Saya tidak suka dengan fakta bahwa mereka melepaskan serangan kemarin. Mereka seharusnya tidak melakukan itu," ujar Trump, dikutip Sabtu (27/6).
Trump menambahkan bahwa AS akan memberikan respons. "Anda akan mengetahuinya," katanya.
Serangan Balasan atas Insiden Kapal Dagang
CENTCOM mengumumkan bahwa pasukannya telah menyerang lokasi penyimpanan rudal, gudang drone, dan fasilitas radar Iran.
Operasi ini merupakan respons atas dugaan serangan terhadap kapal kargo berbendera Singapura, M/V Ever Lovely.
>>> Rano Karno Optimistis Jakarta Masuk Peringkat 65 Kota Global Tahun Ini
Kapal tersebut diduga dihantam drone serang satu arah saat keluar dari Selat Hormuz pada 25 Juni. Militer AS menyebut serangan itu sebagai tindakan agresi yang tidak beralasan.
Serangan tersebut dinilai melanggar kesepakatan gencatan senjata dan mengancam kebebasan navigasi di jalur pelayaran penting dunia.
CENTCOM menyatakan terus memberikan koordinasi jalur pelayaran yang aman dan dukungan kepada kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Pasukan AS tetap disiagakan penuh untuk menjaga keamanan kawasan dan mengawal lalu lintas kapal dagang. Hingga kini, Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait serangan terbaru ini.
>>> Jejak Kasus Razman Nasution hingga Dijebloskan ke Lapas Cipinang
Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat meskipun sebelumnya telah diumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata.
Update Terbaru
Mercedes-AMG C-Class Electric Siap Tantang BMW M3 EV
Sabtu / 27-06-2026, 09:00 WIB
Xlsmart Perluas Jaringan 5G di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan 300 BTS
Sabtu / 27-06-2026, 09:00 WIB
Dembele Hattrick, Prancis Hajar Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026
Sabtu / 27-06-2026, 08:59 WIB
150 Nama Bayi Perempuan Estetik untuk Anak Masa Kini
Sabtu / 27-06-2026, 08:58 WIB
Iran Kecam Trump Ingkari Gencatan Senjata: AS Akan Menyesal
Sabtu / 27-06-2026, 08:58 WIB
Cara Mencairkan 5 Jenis Bansos Juli 2026: Beras 30 Kg dan PKH 10,5 Juta KPM
Sabtu / 27-06-2026, 08:46 WIB
6 Fakta Penyiksaan YTR: Disiksa Sadis, Kepala Berbelatung
Sabtu / 27-06-2026, 08:46 WIB
Iran Balas Serangan AS dengan Gempuran di Teluk
Sabtu / 27-06-2026, 08:46 WIB
Babak I: Parkir Bus Uruguay Sulit Ditembus, Spanyol Unggul 1-0
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB
Pete Buttigieg Jadi Korban Laporan Palsu Terkait Anak Kembarnya
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB
Gubernur North Carolina Kecam Bendera Konfederasi di Pameran Negara Bagian
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB
Babak I Piala Dunia: Cape Verde vs Arab Saudi Masih 0-0
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB
Wapres Vance Peringatkan Iran: Kekerasan Akan Dibalas Kekerasan
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB
Justin Bieber Kejutan di NHL Draft, Umumkan Pilihan Pertama
Sabtu / 27-06-2026, 08:42 WIB






