Ia menambahkan bahwa buku ini merupakan salah satu cara untuk mendobrak De-Soekarnoisasi yang selama ini menutupi sejarah kelam Bung Karno.

“Buat saya buku ini adalah merupakan salah satu cara, jalan untuk mendobrak De-Soekarnoisasi yang sekian lama sejarah kelam Bung Karno ditutupi.

in1

Yang sejak lama ide, pemikiran, gagasan Bung Karno ditutupi,” ujarnya.

Puti berharap buku ini dapat membantu generasi muda memahami perjalanan sejarah Bung Karno yang lahir dan tumbuh di Surabaya.

Ia juga menegaskan bahwa buku tersebut disusun berdasarkan riset akademik yang kuat dengan memanfaatkan berbagai sumber di dalam maupun luar negeri, termasuk di Belanda.

>>> Nebraska Bangun Pipa Air Limbah Rp160 Miliar untuk Dinginkan Pusat Data AI

Salah satu penulis buku, Guru Besar Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga (Unair) Prof Purnawan Basundoro, menjelaskan bahwa penulisan buku berangkat dari pernyataan Bung Karno dalam autobiografinya yang ditulis Cindy Adams mengenai tempat kelahirannya di Surabaya.

“Di dalam buku otobiografi beliau (Bung Karno) yang ditulis oleh Cindy Adams, beliau kan dengan jelas menyebutkan bahwa lahir di Surabaya.

Tetapi kan kalimat itu tidak diteruskan ya, lahirnya seperti apa, bagaimana, dan sebagainya,” kata Prof Basundoro.

Tim penulis kemudian melakukan penelitian mendalam untuk memperjelas dan membuktikan tempat kelahiran Bung Karno melalui berbagai dokumen sejarah.

“Nah, inilah yang kemudian kami berpikir bahwa pernyataan Soekarno lahir di Surabaya itu perlu diperjelas.

Nah, ini kemudian kami melakukan riset yang cukup lama untuk memang membuktikan bahwa Bung Karno memang betul-betul lahir di Kota Surabaya, bukan di tempat yang lain.

Nah, kemudian hasilnya buku tersebut,” ujarnya.

Menurut Prof Basundoro, berbagai dokumen yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa Bung Karno memang lahir di Surabaya.

“Di buku itu kami cantumkan dan bukti-bukti yang menyatakan bahwa Bung Karno memang lahir di Kota Surabaya.

Jadi berbagai dokumen tertulis yang kita cari hampir semuanya mengatakan Bung Karno memang lahir di Kota Surabaya itu,” paparnya.

Ia mengakui masih ada sebagian masyarakat yang beranggapan Bung Karno lahir di Blitar akibat narasi yang berkembang pada masa lalu.

“Nah, sehingga mungkin masih ada juga orang-orang sekarang ini yang masih menganggap bahwa Bung Karno lahir di Blitar.

>>> Juara NBA New York Knicks Akan Tampil di Acara 'Wild N' Out' Nick Cannon

Tapi kan secara umum sekarang buku-buku sejarah itu sudah menuliskan yang benar bahwa Bung Karno itu lahir di Surabaya,” pungkasnya.