KontraS Surabaya: Belasan Massa Aksi Dibekuk, Dasar Hukum Belum Jelas
Polrestabes Surabaya mengamankan belasan orang dari massa aksi demonstrasi #IndonesiaSekarat di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6) malam.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan jumlah yang diamankan masih terus dihitung. Penangkapan dilakukan setelah sekelompok orang melakukan perusakan dan pelemparan.
>>> Adult Swim Umumkan Serial Baru Genndy Tartakovsky dan Spesial Robot Chicken di Annecy 2026
Sementara itu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Surabaya mencatat belasan hingga hampir 20 orang ditangkap.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya Fatkhul Khoir menyebut baru empat orang yang terdata, terdiri dari dua mahasiswa dan dua pekerja informal, termasuk seorang perempuan.
Fatkhul mengatakan dasar hukum penangkapan belum diketahui secara pasti. KontraS masih menelusuri alasan di balik tindakan aparat dan siap memberikan pendampingan hukum.
Berdasarkan pantauan KontraS, para peserta aksi yang ditangkap sementara masih berada di sekitar kawasan Grahadi dan belum dipindahkan ke Polrestabes Surabaya.
Fatkhul menyaksikan tiga orang ditangkap di lokasi, namun belum bisa memastikan apakah mereka bagian dari massa aksi.
Salah satu peserta aksi yang teridentifikasi berinisial P, ditangkap di sekitar Gedung Negara Grahadi. Tiga orang lain yang diamankan di lokasi sama belum teridentifikasi.
KontraS belum dapat memastikan adanya kekerasan terhadap massa yang ditangkap. Fatkhul menyatakan masih menunggu pengaduan lebih lengkap.
Polrestabes Surabaya mengerahkan 320 personel untuk mengawal jalannya unjuk rasa sejak sore.
Luthfie mengklaim aparat telah memberikan ruang bagi massa untuk menyampaikan aspirasi, namun situasi memanas setelah pukul 18.00 WIB.
Sekelompok orang melakukan perusakan dan pelemparan.
Aparat kemudian memukul mundur massa secara bertahap dengan mengerahkan pasukan Dalmas dan Pasukan Anti Huru-hara ke Bundaran Air Mancur Balai Pemuda.
Update Terbaru
Roy Suryo Ragukan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli, Singgung Janji Mobil Esemka
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Guns N' Roses Pilih Stadion Madya GBK untuk Konser di Jakarta
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Vivo TWS 5 Pro Resmi Meluncur dengan ANC 60dB dan Audio Lossless 4,6Mbps
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Tyler Robinson Tetap Hadapi Hukuman Mati Meski Jaksa Langgar Gag Order
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Animator Luis de la Rosa Tewas Tertabrak Kereta Saat Hadiri Festival Film di Prancis
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Atlet Lari Peraih Medali Emas Olimpiade Ditangkap karena DUI
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Steve-O Hampir Tewas Saat Terjun Bebas Bareng Pacar
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Netflix Hentikan Building the Band Setelah Satu Musim, Acara Terakhir Liam Payne
Sabtu / 27-06-2026, 01:41 WIB
Polisi Tangkap Belasan Demonstran dalam Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya
Sabtu / 27-06-2026, 01:36 WIB
Nintendo Naikkan Gaji Pokok Karyawan 10%, Presiden Furukawa Tegaskan Strategi Retensi Talenta
Sabtu / 27-06-2026, 01:36 WIB
Nintendo Switch 2 Jadi Konsol Terlaris Kedua di AS Sepanjang Sejarah
Sabtu / 27-06-2026, 01:36 WIB
Cara Cek Status Penyaluran 5 Tahap Bansos BLT Dana Desa 2026 yang Belum Cair
Sabtu / 27-06-2026, 01:22 WIB
Cara Optimalkan 8 Fitur Rahasia Android di 2026 Agar Performa Makin Ngebut
Sabtu / 27-06-2026, 01:21 WIB
Arda Guler Cetak Sejarah, Turki Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan
Sabtu / 27-06-2026, 01:11 WIB






