Sekolah Rakyat Terbesar RI Dibangun di Tanah Datar, Ekonomi Lokal Diprediksi Tumbuh
Dampak Ekonomi dan Multiplier Effect
Selain sektor pendidikan, pembangunan sekolah tersebut diperkirakan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah.
Selama tahap konstruksi, proyek diperkirakan menyerap tenaga kerja dan meningkatkan permintaan terhadap material bangunan, jasa konstruksi, alat berat, serta berbagai sektor pendukung lainnya.
Setelah beroperasi, keberadaan sekitar 3.000 siswa yang tinggal di kawasan sekolah diperkirakan mendorong peningkatan permintaan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, sayuran, telur, daging, ikan, susu, buah-buahan, air minum, perlengkapan kebersihan, layanan kesehatan, transportasi, hingga utilitas.
Berdasarkan estimasi sederhana, kebutuhan operasional para siswa berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp200 juta hingga Rp270 juta per hari atau setara Rp6 miliar hingga Rp8 miliar per bulan.
Nilai tersebut belum memperhitungkan belanja pembangunan, pemeliharaan fasilitas, serta pengeluaran untuk tenaga pendidik, tenaga kependidikan, petugas keamanan, tenaga kesehatan, dan pegawai pendukung lainnya.
Secara geografis, lokasi sekolah berada di kawasan strategis yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Batusangkar, 35 kilometer dari Payakumbuh, 40 kilometer dari Bukittinggi, dan sekitar 120 kilometer dari Padang, sehingga dinilai memiliki akses yang memadai dari sejumlah pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
>>> TECNO Perkenalkan EllaClaw AI Terbaru dengan Otomatisasi Lintas Aplikasi dan 40+ Skill Pintar
Dengan kapasitas terbesar secara nasional dan potensi aktivitas ekonomi yang ditimbulkannya, Sekolah Rakyat Tanjung Alam diproyeksikan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru di kawasan kaki Gunung Marapi selain menjalankan fungsi utamanya sebagai pusat pendidikan.
Update Terbaru
Cyberpunk Edgerunners 2 Perkenalkan Karakter Kedua Bernama D
Sabtu / 27-06-2026, 01:51 WIB
DR Automobiles Hidupkan Kembali Merek Italia Osca dengan Dukungan Toyota
Sabtu / 27-06-2026, 01:50 WIB
Membeli Saham Samsung di AS Bisa Semakin Mudah Setelah Langkah Pesaing
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Galaxy Tab S10 FE Series Terima Pembaruan Keamanan Juni 2026
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Psilocybin pada Alzheimer Parah: Pasien Alami Perbaikan Sementara yang Mengejutkan
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Petunjuk Baru dari Galaksi Kecil LAP1-B Bisa Ungkap Kelahiran Bintang Pertama
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Prabowo: Empat Kali Kalah Pilpres, Tak Pernah Ganggu Presiden Terpilih
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Trump Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata dengan Serangan Drone di Selat Hormuz
Sabtu / 27-06-2026, 01:49 WIB
Roy Suryo Ragukan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli, Singgung Janji Mobil Esemka
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Guns N' Roses Pilih Stadion Madya GBK untuk Konser di Jakarta
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Vivo TWS 5 Pro Resmi Meluncur dengan ANC 60dB dan Audio Lossless 4,6Mbps
Sabtu / 27-06-2026, 01:46 WIB
Tyler Robinson Tetap Hadapi Hukuman Mati Meski Jaksa Langgar Gag Order
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Animator Luis de la Rosa Tewas Tertabrak Kereta Saat Hadiri Festival Film di Prancis
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB
Atlet Lari Peraih Medali Emas Olimpiade Ditangkap karena DUI
Sabtu / 27-06-2026, 01:42 WIB






