Kementerian Sosial (Kemensos) bersama TNI akan melibatkan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam program pembentukan karakter bagi siswa Sekolah Rakyat.

Setiap sekolah akan didampingi lima taruna yang bertanggung jawab memberikan materi kerapian, baik pakaian maupun kamar asrama.

in1

>>> Di Balik Kepulan Asap Ganja, Ada Ancaman Nyata Krisis Iklim

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan sejumlah pejabat TNI di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).

Agus Jabo mengatakan kerapian menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

"Nanti di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna yang membimbing siswa dan guru dalam masalah kerapian," ujarnya, Jumat (26/6).

>>> Pollux Hotels dan Accor Teken Kemitraan Strategis Jangka Panjang

Pembinaan ini penting untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan rapi. Pelaksanaannya melibatkan TNI sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025.

Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen R Sidiharta Wisnu Graha menyatakan akan mengirimkan sekitar 1.000 taruna tingkat 1 dan 2 ke 178 titik Sekolah Rakyat.

Materi yang diajarkan meliputi cara menyetrika baju seragam, merapikan seprei, kerapian lemari, hingga menyemir sepatu.

>>> Purbaya Bentuk Tim Monitor Penggunaan Anggaran MBG di Seluruh Daerah

Mabes TNI dan Kemensos masih menyusun skema pelaksanaan. Rencananya, kegiatan dimulai awal Agustus 2026 selama satu minggu.