Sebelumnya, UKMTO melaporkan sebuah kapal dihantam proyektil hanya beberapa jam setelah Teheran memperingatkan kapal-kapal agar tidak menggunakan jalur pelayaran yang belum disetujui Iran.

Dua pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada Reuters bahwa Iran menembaki kapal tersebut.

in1

Sementara itu, Otoritas Selat Teluk Persia Iran menyatakan kapal yang berlayar di luar rute yang telah ditetapkan tidak akan dijamin keselamatannya.

"Segala konsekuensi yang timbul akibat pelayaran melalui rute yang tidak diizinkan menjadi tanggung jawab pemilik, operator, dan nakhoda kapal," demikian pernyataan otoritas Iran.

Pemerintah AS belum memberikan komentar terkait insiden ini.

>>> Polda Banten Bongkar Penipuan Haji Khusus, Kerugian Capai Rp7,65 Miliar

Namun, awal bulan ini, Presiden AS Donald Trump telah memperingatkan jika Iran tidak mematuhi kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, Washington kemungkinan akan kembali melancarkan serangan terhadap negara tersebut.