Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan perundingan dengan Iran jika negara itu memungut biaya dari kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Rabu (24/6).

in1

>>> Pemilik Penis Terkecil di Dunia Galang Dana untuk Operasi Pembesaran

Ia mengatakan pembicaraan diplomatik akan segera dihentikan jika Teheran mencoba menarik tarif terhadap kapal-kapal di jalur perdagangan vital tersebut.

Trump mengeklaim para pejabat Iran telah meyakinkan Washington bahwa tidak akan ada biaya tol, biaya asuransi, atau biaya lain dalam bentuk apa pun yang akan diminta atau diterima kapal yang melintas.

"Jika informasi ini palsu, negosiasi akan segera berakhir," kata Trump dalam pernyataannya.

Trump juga menegaskan tidak akan ada uang tunai yang diberikan langsung ke Iran. Hal itu tampaknya merujuk pada komitmen AS untuk membayar ganti rugi atas kerusakan selama perang.

>>> Daftar 16 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Menurut Trump, Washington bermaksud menggunakan dana Iran yang dikendalikan AS untuk membayar petani Washington atas ekspor jagung dan gandum.

"Makanan sangat dibutuhkan di Iran, dan kami akan membelinya untuk mereka secara eksklusif dari Amerika Serikat," ucapnya.

Pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan akan memberlakukan biaya layanan maritim di Selat Hormuz.

Kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan biaya itu akan berlaku setelah periode 60 hari negosiasi yang diatur dalam nota kesepahaman dengan AS.

>>> TNI Akui Beri Hukuman Fisik ke Pengelola Kopdes yang Tak Disiplin

Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan tidak ada negara, termasuk Iran, yang akan diizinkan memungut biaya tol untuk pelayaran di Selat Hormuz.