Jadi Harapan Industri

Setelah enam bulan menjalani pelatihan, Mahatmi akhirnya mulai mengemudikan bus penumpang secara mandiri pada Maret lalu. Pada hari pertamanya bertugas sendiri, ia mengoperasikan delapan perjalanan bus.

"Saya tidak boleh lengah," katanya sebelum memulai perjalanan.

in1

Sepanjang hari ia melayani penumpang dengan berbagai percakapan sederhana dalam bahasa Jepang, mulai dari membantu pembelian tiket hingga memberikan pengumuman sebelum bus berangkat.

"Ini adalah langkah besar bagi saya. Saya ingin menjadi sopir bus yang bisa membawa senyum bagi para penumpang," ujar Mahatmi.

Tokyu Bus menargetkan sekitar 10% dari seluruh sopir baru yang direkrut setiap tahun berasal dari pekerja asing melalui visa SSW.

Namun, manajemen perusahaan mengakui jumlah tersebut kemungkinan masih belum cukup untuk mempertahankan jumlah pengemudi yang dibutuhkan.

Sejumlah operator bahkan telah menaikkan usia pensiun sopir hingga 70 tahun.

>>> PKB Ingatkan Prabowo: Jangan Hanya Bahas Demo Dibayar, Dengarkan Aspirasi

Meski demikian, pengurangan rute dan frekuensi layanan bus sudah mulai terjadi di berbagai wilayah Jepang akibat minimnya pengemudi.