Gelatin tergolong murah dan relatif aman, tetapi tidak ideal sebagai pengganti makanan. Erin menjelaskan bahwa protein dalam gelatin tidak lengkap karena tidak mengandung asam amino esensial triptofan.

Mengandalkan gelatin sebagai pengganti makanan utama berisiko menyebabkan kekurangan asam amino penting dan tidak mendukung kesehatan atau pemeliharaan massa otot secara optimal.

in1

Gelatin sebaiknya hanya dikonsumsi untuk mengontrol nafsu makan sebelum makan, bukan sebagai solusi utama menurunkan berat badan.

Ibu hamil, ibu menyusui, penderita penyakit ginjal, atau yang alergi produk hewani disarankan konsultasi dokter terlebih dahulu.

>>> Demonstrasi Bayaran Dinilai Rusak Demokrasi, Dalang Harus Ditindak

"Gelatin memang bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu mengontrol porsi makan. Namun ini bukan solusi ajaib untuk menurunkan berat badan," pungkas Erin.