Warga di sekitar kompleks Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, digemparkan dengan bunyi ledakan besar berulang kali pada Rabu (24/6) malam.

Kembang api juga menerangi langit di sekitar candi tersebut.

in1

>>> Jadwal Siaran Langsung Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengatakan ledakan dan kembang api itu adalah bagian dari kegiatan pengambilan foto dan video prewedding.

Menurutnya, kegiatan itu sudah berizin dan diawasi aparat.

Namun, Nyoto tidak menjelaskan pasangan yang melakukan prewedding maupun asal daerah mereka. "Itu untuk prewedding ambil foto dan video.

Saat kegiatan juga diawasi, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," ujarnya, Kamis (25/6).

Kepala Desa Tlogo, Raksono, juga mengonfirmasi ledakan itu adalah suara kembang api untuk prewedding.

Lokasi peluncuran bukan di dalam taman wisata Candi Prambanan, melainkan di lahan kosong dekat Mandala wisata.

Awalnya, kembang api hendak diletakkan di dekat futsal timur TWC, namun dipindah karena dikomplain warga. "Dikomplain warga ternyata pindah ke utara di dekat Mandala wisata, di lahan kosong.

Tidak ada laporan kerusakan," terang Raksono.

>>> Lisa BLACKPINK dan Frederic Arnault Diduga Putus, Emosional saat Wawancara

Raksono menambahkan, kegiatan tersebut sudah berizin dan diawasi aparat. Namun, ledakannya ternyata lebih besar dari perkiraan.

"Dikira kecil seperti biasa, ternyata suaranya besar," imbuhnya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.39 malam. Video ledakan viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Merapi_News.

Warga kaget dan berhamburan keluar rumah saat mendengar dentuman.

Utomo (50), warga sekitar, mengatakan ledakan mengagetkan warga. "Dikira bukan kembang api karena kerasnya dentuman sehingga keluar rumah.

Kaca sampai bergetar," katanya. Ia menuturkan baru kali ini ledakan kembang api sebesar itu.

Utomo memastikan tidak ada kerusakan rumah. "Baru kali ini, biasanya jika ada acara tidak sebesar ini suaranya.

>>> Pengisi Suara Shiki Ichinose dan Juzo Ogami Hadir di Anime Expo 2026

Tidak ada kerusakan rumah, saya sempat merekam mungkin lebih dari lima kali," ungkapnya. Suara ledakan terdengar hingga Kalasan, Sleman.