Sebuah ledakan hebat terjadi di pabrik pertahanan milik Hanwha Aerospace di Kota Daejeon, Korea Selatan, pada Senin (1/6/2026).

Insiden ini menewaskan lima orang pekerja di lokasi kejadian.

>>> RRQ Juara Pan-Pacific Warfare Cup 2026, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia

Dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Satu korban menderita luka bakar serius di sekujur tubuh, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Kronologi dan Penanganan Darurat

Otoritas pemadam kebakaran setempat menerima laporan ledakan sekitar pukul 10.59 waktu setempat. Sebanyak 100 personel pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.07 waktu setempat. Seluruh jenazah korban telah ditemukan oleh tim penyelamat.

Dugaan Penyebab

Ledakan diduga terjadi saat pekerja sedang melakukan prosedur pembersihan fasilitas yang bersentuhan dengan bahan peledak.

Pihak kepolisian dan dinas terkait kini tengah melakukan investigasi komprehensif untuk mengungkap penyebab teknis di balik insiden ini.

Operasional pabrik dihentikan sementara untuk kepentingan penyelidikan. Manajemen perusahaan berada di bawah pengawasan ketat terkait prosedur keselamatan kerja.

>>> Melihat Jejak Pendudukan Jepang Lewat Pameran Filateli di Semarang

Riwayat Kecelakaan di Fasilitas yang Sama

Pabrik Hanwha Aerospace di Daejeon dikenal sebagai pusat pengembangan mesin propulsi dan sistem persenjataan taktis. Fasilitas ini telah beberapa kali mengalami kecelakaan mematikan dalam satu dekade terakhir.

Pada 2018, ledakan di pabrik mesin propulsi menewaskan lima orang. Setahun kemudian, pada 2019, ledakan kembali terjadi di pabrik sistem senjata dan mengakibatkan tiga orang meninggal.

Insiden terbaru pada 2026 ini kembali menewaskan lima orang.

Data tersebut menunjukkan tren kecelakaan yang terus berulang di fasilitas yang sama dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Publik mempertanyakan standar keamanan operasional di perusahaan pertahanan raksasa tersebut.

>>> 5 Detail Penampilan Adhisty Zara yang Memukau, Kebaya Terbaru Ini Banyak Dicari di 2026

Pemerintah Korea Selatan diharapkan segera mengambil langkah tegas, termasuk audit menyeluruh terhadap seluruh pabrik pertahanan untuk mencegah tragedi serupa.