Berdasarkan HP Work Relationship Index 2025, sebanyak 94 persen knowledge workers di Indonesia telah menggunakan AI, dengan separuh di antaranya memanfaatkan teknologi tersebut setiap hari.

Pemanfaatan AI kini mencakup berbagai fungsi, mulai dari peningkatan produktivitas dan kolaborasi hingga pembuatan konten, pengembangan perangkat lunak, serta kebutuhan operasional perusahaan lainnya.

Dari Uji Coba ke Implementasi Skala Luas

in1

Managing Director Accenture AI & Data, Budiono, mengatakan perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai beralih dari tahap uji coba menuju implementasi AI dalam skala yang lebih luas.

"Di berbagai industri, perusahaan di Indonesia mulai beralih dari tahap uji coba AI menuju penerapan praktis. Namun, meningkatkan skala penerapan AI bukan sekadar tantangan teknologi.

Ini menuntut organisasi untuk meninjau kembali cara kerja mereka, membekali tenaga kerja dengan keterampilan serta pola pikir yang tepat untuk mendukung adopsi AI," ujar Budiono.

Menurut dia, kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, tata kelola, serta sistem keamanan akan menjadi faktor penting dalam memastikan implementasi AI berjalan secara efektif dan bertanggung jawab.

>>> Menko Zulhas Akui Keresahan Mitra BGN, Janji Tinjau Laporan

Seiring meningkatnya penggunaan AI, kemampuan perusahaan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses kerja sehari-hari dinilai akan menjadi salah satu faktor penentu daya saing bisnis di era digital.