Dalam rapat tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti fenomena kekurangan dokter di Indonesia.

Budi mengatakan kekurangan dokter menjadi masalah utama yang menyebabkan tingginya beban kerja tenaga kesehatan, mulai dari dokter umum, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga peserta internship di fasilitas pelayanan kesehatan.

in1

"Masalah pertama yang kita lihat adalah beban dari dokter itu banyak sekali.

Jadi kita sering sekali denger, internship itu dipekerjakan pengganti dokter yang ada, PPDS kerjanya sampai pagi-pagi, subuh-subuh. Beban dari dokter-dokter kerjanya sampai malam-malam," kata Budi.

Budi mengatakan bahkan banyak puskesmas tidak memiliki dokter spesialis.

Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, yang baru-baru ini disampaikan langsung oleh kepala daerah setempat kepada Kementerian Kesehatan.

"Kemarin kita kedatangan Bupati Mamberamo Raya, tidak ada satu pun dokter spesialis di sana. Dokter giginya 0.

>>> Anime I Am the Only One Who Is Not Attacked Rilis Teaser, Cast, dan Jadwal Januari 2027

Puskesmasnya, mungkin ada dari 17, 12 [puskesmas] enggak punya dokter. Jadi masalah utamanya karena memang kita kekurangan dokter sehingga akibatnya bebannya tinggi sekali," katanya.