Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang ibu kota Venezuela, Caracas, pada Rabu (24/6) sore waktu setempat.

Survei Geologi AS (USGS) memperkirakan jumlah korban tewas akibat gempa ini bisa mencapai 10.000 hingga 100.000 orang.

in1

>>> Babak Pertama Grup A Piala Dunia 2026: Dua Laga Masih Imbang

USGS juga menyatakan bahwa kerusakan yang luas dan korban jiwa yang tinggi kemungkinan besar terjadi di seluruh wilayah negara Amerika Selatan tersebut.

Hingga saat ini, pemerintah Venezuela belum mengeluarkan laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka.

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengatakan bahwa banyak bangunan, rumah, dan tempat tinggal yang runtuh akibat gempa.

"Kami sedang menangani semuanya dengan segala yang kami miliki dalam hal keamanan dan bantuan sipil. Dinas pemadam kebakaran dan polisi semuanya telah diaktifkan," ujar Cabello.

>>> 3 Eks Pejabat Bea Cukai Kasus Suap dan Gratifikasi Diadili Pekan Depan

Di wilayah Caracas timur, Wali Kota Gustavo Duque melaporkan dua bangunan runtuh, 16 orang terluka, dan adanya korban jiwa.

Namun ia tidak menyebutkan jumlah pasti korban meninggal.

"Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang," kata Duque.

>>> Erling Haaland dan Koleksi Tas Hermes Birkin Rp 15,3 Miliar

Tim penyelamat masih terus berupaya mengevakuasi warga yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.