Ashley St. Clair kembali membuka perseteruannya dengan Elon Musk.

Influencer 27 tahun itu mengaku pernah menolak kesepakatan kerahasiaan (NDA) senilai US$ 40 juta atau sekitar Rp 718 miliar.

in1

>>> PIP 2026 Segera Cair? Simak Cara Cek, Kriteria Penerima, dan Besaran Dana

Tawaran itu diberikan setelah ia melahirkan anak yang disebut sebagai anak ke-13 pendiri Tesla dan SpaceX tersebut.

Hal ini diungkapkan St. Clair dalam wawancara di podcast The Don Lemon Show.

Menurut St. Clair, awalnya Musk mengirim pesan berisi instruksi transfer dana sebesar US$ 15 juta untuk membeli rumah dan dana cadangan.

Namun beberapa hari kemudian, ia mendapat telepon dari Jared Birchall, orang kepercayaan Musk.

Dalam percakapan itu, mulai dibahas kemungkinan adanya perjanjian kerahasiaan. St. Clair mengaku langsung menolak gagasan tersebut.

>>> Cara Cek Penerima PIP 2026 dan Kriteria Bantuan Pendidikan

Musk kemudian menawarkan paket finansial lebih besar: US$ 15 juta di muka dan US$ 100 ribu per bulan selama 20 tahun.

Sebagai imbalan, St. Clair diminta tidak berbicara tentang Musk atau hal terkait dirinya.

"Saya tidak boleh mengatakan hal buruk tentang Elon. Saya tidak boleh membicarakan apa pun, termasuk karyawannya, afiliasinya, atau hal lain terkait dirinya," ungkap St. Clair.

Meski jumlah uang sangat besar, St. Clair tetap menolak. Keputusan itu diambil demi anak-anaknya.

Ia menegaskan bahwa menandatangani NDA bukan pilihan yang benar secara moral. "Saya lebih memilih tinggal di apartemen studio bersama kedua anak saya daripada menandatangani perjanjian itu," katanya.

>>> Rekaman Bodycam Polisi Los Angeles Tembak Mati Anjing saat Pemeriksaan Kesejahteraan

Kisah ini bermula pada Februari 2025 ketika St. Clair mengungkap bahwa Musk adalah ayah dari putranya. Hubungan mereka memburuk dan kini terlibat sengketa hukum yang masih berlangsung.