Prabowo: Ekonomi Indonesia Kolaps Akibat Darah Bangsa Tersedot Keluar
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa analisis ekonominya sejak belasan tahun lalu masih relevan dan belum terbantahkan hingga kini.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
>>> Prabowo Buka Voting Pemilihan Logo HUT RI, 300 Orang Berpeluang Dapat Hadiah
"Saya sudah katakan dalam buku saya belasan tahun yang lalu dan belum pernah dibantah sampai hari ini.
Belum ada profesor-profesor ekonomi yang bisa bantah saya, padahal saya bukan ahli ekonomi. Tapi angka adalah angka, matematik adalah matematik," kata Prabowo, dikutip Kamis (25/6).
Praktik Underinvoicing dan Kerugian Negara
Mantan Menteri Pertahanan itu menyoroti praktik underinvoicing atau laporan palsu dalam perdagangan internasional yang menyebabkan kekayaan Indonesia terus mengalir ke luar negeri.
"Apa yang saya sampaikan belasan tahun yang lalu yang terjadi di Indonesia ini adalah mengalir ke luar kekayaan bangsa Indonesia ke luar negeri.
>>> Gempa M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Dalam bahasa yang keren, Bahasa Inggris, yang terjadi adalah net outflow of national wealth," kata Prabowo.
Ia mengutip data PBB (United Nations Comtrade) yang menunjukkan kerugian mencapai sekitar 908 dolar AS atau Rp15.000 triliun dalam 34 tahun.
"Kalau darah kita, tiap hari darah kita keluar, di ujungnya badan kita kolaps, mati. Begitu kayanya republik kita.
>>> Prabowo Bongkar Fakta Kelaparan Global, Sindir Penolak MBG
Tiap tahun kekayaan kita diambil ke luar, kita masih berdiri, Saudara-saudara sekalian," tandasnya.
Update Terbaru
Ferrari Sendiri yang Membuat SF90 XX Ini, Bukan Mansory
Kamis / 25-06-2026, 09:14 WIB
Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Rp8,9 Juta
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Hipertensi di Usia Muda Tingkatkan Risiko Gagal Jantung dan Ginjal
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Shell Ciptakan Mobil Listrik Super Irit dengan Teknologi Pendingin Imersif
Kamis / 25-06-2026, 09:11 WIB
Prabowo Wanti-wanti Mentan: Ekspor Jalan Terus, Petani Jangan Rugi
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
Jasad Wanita di Parkir Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
9 Cara Menghadapi Orang NPD agar Tidak Terjebak Gaslighting
Kamis / 25-06-2026, 09:07 WIB
AS Lunak, Iran Bisa Masuk Seattle H-2 Sebelum Lawan Mesir
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Pemilik Nomor HP Lama Tak Wajib Registrasi Ulang Pakai Biometrik
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026 Resmi Dimulai Hari Ini
Kamis / 25-06-2026, 09:05 WIB
Nur Terapis Spa yang Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Dituntut 3 Tahun Bui
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB
TikToker Dikecam karena Tari Olok-Olok Pembunuhan Remaja Austin Metcalf
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB
Gempa M7,2 Guncang Venezuela, Bangunan Runtuh dan Korban Berjatuhan
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB
Kejaksaan Agung Setor Hasil Rampasan Korupsi Rp19,6 Triliun ke Kas Negara
Kamis / 25-06-2026, 09:00 WIB






