DPR Dorong BPKH Lebih Mandiri, Tak Sekadar Jadi 'Kasir' Kementerian Haji
Komisi VIII DPR RI mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk memperkuat independensi dan kemandiriannya dalam mengelola dana haji.
Langkah ini dinilai penting agar dana milik jutaan jemaah haji Indonesia dapat dikelola secara profesional, akuntabel, dan menghasilkan nilai manfaat yang lebih optimal.
>>> Iran Klaim Amerika Akui Kekalahan di Timur Tengah
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mengatakan BPKH memiliki mandat besar sebagai pengelola dana titipan jemaah sekaligus bertanggung jawab mengembangkan dana tersebut melalui berbagai instrumen investasi yang aman dan produktif.
Menurutnya, penguatan independensi menjadi syarat utama agar BPKH dapat menjalankan fungsi pengelolaan dana secara maksimal tanpa intervensi pihak lain.
"Kata kunci pertama adalah kita sebenarnya mendukung agar BPKH ini lebih independen, lebih mandiri.
Sebagai lembaga yang diamanati untuk mengelola uang jemaah, independensi inilah yang sebenarnya diminta oleh kita, sehingga BPKH tidak bisa diintervensi dan tidak bisa juga diatur hanya sebagai kasir untuk Kementerian Haji," kata Maman usai Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Dalam rapat tersebut, Komisi VIII membahas sejumlah isu strategis mulai dari kinerja pengelolaan keuangan haji, strategi investasi, hingga penguatan kelembagaan BPKH di tengah perubahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji nasional.
Maman menegaskan BPKH harus mampu mempertanggungjawabkan seluruh proses pengelolaan dana haji, mulai dari penempatan dana, pengembangan investasi, hingga penyaluran nilai manfaat yang diterima jemaah.
Transparansi dan profesionalisme dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana haji.
Selain memperkuat independensi, DPR juga meminta BPKH terus meningkatkan kinerja investasi.
Update Terbaru
Video: Polisi Sacramento Gunakan Drone Bermagnet untuk Melucuti Senjata Tersangka
Kamis / 25-06-2026, 06:45 WIB
8 Terpidana Kerusuhan Pusat Imigrasi Texas Dihukum Puluhan Tahun Penjara
Kamis / 25-06-2026, 06:45 WIB
3 Rekomendasi Genset 500 Watt untuk Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
Hotman Paris Ditelepon 'Orang Dekat Solo', Diminta Hapus Video soal Roy Suryo
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
Sekjen Kemenkeu Robert Marbun Resmi Jadi Komisaris Pertamina
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
70mai Luncurkan Dashcam A800SE-4G dengan True 4K dan Koneksi 4G di Indonesia
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
Atribut Tak Edukatif Saat MPLS Bisa Berujung Sanksi Berat, Ini Aturan Lengkapnya
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
Wamendiktisaintek Ungkap Penyebab Banyak Lulusan Sarjana Sulit Dapat Kerja
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
35+ Contoh Karangan Alasan Masuk SMA untuk MPLS 2026
Kamis / 25-06-2026, 06:30 WIB
11 Contoh Kesan dan Pesan MPLS Singkat untuk Siswa Baru
Kamis / 25-06-2026, 06:30 WIB
Ford 1941 Ditemukan di Kapal Induk Perang Dunia II yang Tenggelam di Pasifik
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
GM Investasi Rp2,4 Triliun untuk Cadillac Baru Bertenaga Bensin
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
Tebak Penyanyi Kanada dalam Bikini Animal Print
Kamis / 25-06-2026, 05:57 WIB
Olivia Wilde Bantah Terlibat Pertengkaran dengan Florence Pugh di Set Film
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB






