Iran Klaim Amerika Akui Kekalahan di Timur Tengah
Iran menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengakui kekalahannya di Timur Tengah. Klaim ini didasarkan pada kesepakatan damai yang ditandatangani kedua negara di Pakistan.
Negosiator Utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa Memorandum Islamabad menjadi bukti kegagalan musuh. Teheran menyebut kesepakatan itu sebagai deklarasi kekalahan Washington.
>>> Israel Tolak Mundur dari Lebanon Meski Ditekan AS, 200.000 Warga Tak Boleh Kembali
"Kesepahaman Islamabad bukan hasil tekanan dan paksaan, melainkan hasil perlawanan dan otoritas bangsa Iran yang berani," kata Ghalibaf, dikutip Kamis (25/6).
Menurut Ghalibaf, memorandum tersebut adalah simbol kegagalan Amerika Serikat memaksakan kehendaknya terhadap Republik Islam Iran. "Itulah mengapa Memorandum Kesepahaman Islamabad menjadi deklarasi kekalahan Amerika," tegasnya.
Latar Belakang Konflik
Perang antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat dan Israel pecah pada 28 Februari lalu. Serangan militer dilancarkan ke wilayah Iran, memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah.
Selama perang, Iran melakukan berbagai langkah balasan, termasuk memblokade jalur pelayaran strategis dan meluncurkan ribuan drone serta rudal ke target di Teluk dan Israel.
Meski mengalami tekanan militer besar, Iran mengklaim mampu mempertahankan sistem pemerintahannya. Teheran menyebut inilah alasan utama mereka menganggap hasil perundingan damai sebagai kemenangan strategis.
>>> 5 Perumahan di Cibinong dengan Lokasi Strategis, Harga Mulai Rp600 Jutaan
Kesepakatan yang diteken pekan lalu menjadi dasar dimulainya proses negosiasi jangka panjang antara Washington dan Teheran.
Namun bagi Iran, hasil akhir perang sudah jelas: pemerintahan tetap berdiri, sementara Amerika Serikat gagal memaksa perubahan politik.
Ghalibaf juga menegaskan bahwa keamanan Timur Tengah seharusnya dijaga oleh negara-negara kawasan tanpa campur tangan kekuatan asing.
Pernyataan keras Iran muncul saat Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengunjungi negara-negara Teluk untuk meyakinkan sekutu bahwa komitmen keamanan Amerika tetap berjalan.
>>> 20 Contoh Soal UKKJ Guru Muda ke Madya beserta Jawabannya, Pilihan Ganda & Essay
AS masih mempertahankan pangkalan militer dan ribuan personel di kawasan tersebut.
Update Terbaru
Video: Polisi Sacramento Gunakan Drone Bermagnet untuk Melucuti Senjata Tersangka
Kamis / 25-06-2026, 06:45 WIB
8 Terpidana Kerusuhan Pusat Imigrasi Texas Dihukum Puluhan Tahun Penjara
Kamis / 25-06-2026, 06:45 WIB
3 Rekomendasi Genset 500 Watt untuk Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
Hotman Paris Ditelepon 'Orang Dekat Solo', Diminta Hapus Video soal Roy Suryo
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
Sekjen Kemenkeu Robert Marbun Resmi Jadi Komisaris Pertamina
Kamis / 25-06-2026, 06:42 WIB
70mai Luncurkan Dashcam A800SE-4G dengan True 4K dan Koneksi 4G di Indonesia
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
Atribut Tak Edukatif Saat MPLS Bisa Berujung Sanksi Berat, Ini Aturan Lengkapnya
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
Wamendiktisaintek Ungkap Penyebab Banyak Lulusan Sarjana Sulit Dapat Kerja
Kamis / 25-06-2026, 06:40 WIB
35+ Contoh Karangan Alasan Masuk SMA untuk MPLS 2026
Kamis / 25-06-2026, 06:30 WIB
11 Contoh Kesan dan Pesan MPLS Singkat untuk Siswa Baru
Kamis / 25-06-2026, 06:30 WIB
Ford 1941 Ditemukan di Kapal Induk Perang Dunia II yang Tenggelam di Pasifik
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
GM Investasi Rp2,4 Triliun untuk Cadillac Baru Bertenaga Bensin
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
Tebak Penyanyi Kanada dalam Bikini Animal Print
Kamis / 25-06-2026, 05:57 WIB
Olivia Wilde Bantah Terlibat Pertengkaran dengan Florence Pugh di Set Film
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB






