Kanada Izinkan Merek China Jual EV Melebihi Kuota dengan Syarat
Menteri Perindustrian Kanada Melanie Joly menegaskan bahwa pabrikan China yang ingin menjual lebih banyak kendaraan listrik (EV) dari kuota yang berlaku harus merakit kendaraan tersebut di Kanada.
Namun, bukan berarti Kanada membuka pintu lebar-lebar bagi merek China untuk mendirikan pabrik di mana saja.
>>> Startup Hypercar Baru Ingin Anda Mengendarainya Seperti Superbike
Dalam kunjungan terbarunya ke China, Joly bertemu dengan eksekutif BYD, Geely, Chery, dan Shanghai Launch Automotive Technology.
Ia menyampaikan syarat tegas: setiap pabrik perakitan di tanah Kanada harus berbentuk usaha patungan dengan kepemilikan mayoritas Kanada.
Joly juga mengatakan pabrik tersebut harus menggunakan pemasok Kanada dan mematuhi undang-undang ketenagakerjaan setempat.
Selain itu, pabrikan China bertanggung jawab melindungi data pribadi warga Kanada yang membeli mobil mereka.
Menurut Joly, BYD, Chery, dan Geely telah menyatakan minat untuk menjual lebih banyak mobil dengan tarif lebih rendah di luar kuota tahunan saat ini sebanyak 49.000 unit.
Meski syaratnya ketat, Joly mengaku ada kemajuan dan “percakapan positif yang berpotensi menghasilkan keputusan dalam beberapa bulan ke depan.”
Kekhawatiran Pabrikan Jepang
Tidak semua pihak senang dengan prospek pabrikan China mendirikan pabrik di dekat mereka.
>>> Mantan Eksekutif BMW Yakin Zeekr Setara dengan Merek Premium Jerman
Kekhawatiran terkeras datang dari Jepang.
CEO Mitsubishi Kanada Kenichi Kawaji mengakui “akan sulit melawan” China karena EV mereka “sangat bagus” dengan teknologi eksterior dan interior yang menakjubkan serta harga yang baik.
Presiden Honda Kanada Dave Jamieson menilai kebijakan yang membiarkan EV China masuk “secara aktif membuat Kanada kurang kompetitif.”
Ia menambahkan bahwa pabrikan Kanada menghadapi persaingan ketat dari produsen berbiaya rendah yang disubsidi negara dan berorientasi non-pasar.
Menanggapi hal itu, Joly menolak anggapan bahwa kebijakannya membahayakan bisnis.
“Kami menawarkan teknologi terbaik bagi warga Kanada sambil melindungi 500.000 pekerja,” ujarnya.
>>> Ford Mustang 1966 Diubah Jadi Limusin Delapan Kursi dengan Pintu Belakang dari Pintu Depan
“Kami ingin memastikan jejak manufaktur di Kanada meningkat.”
Update Terbaru
Range Rover 2027 Hadir dengan Wajah Baru dan Varian Listrik
Kamis / 25-06-2026, 03:11 WIB
Wyndham Clark Bongkar Perselingkuhan Eks dengan Baker Mayfield
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Foto Penangkapan Big Tigger Dirilis, Terkait Tuduhan Penganiayaan dan Kekejaman pada Anak
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Pengemudi Amazon Nekat Melintasi Halaman Rumah untuk Antar Paket, Terekam Kamera
Kamis / 25-06-2026, 02:56 WIB
Pendemo di Rali Trump Teriak 'Pedofil' dan Acungkan Jari Tengah
Kamis / 25-06-2026, 02:55 WIB
Bintang TLC Karen Derrico Didakwa Ancam Bunuh Mantan Suami dan Anak
Kamis / 25-06-2026, 02:54 WIB
Banyak Anak Tak Dapatkan Hak Nafkah Usai Orang Tua Bercerai
Kamis / 25-06-2026, 02:54 WIB
Video Musik 'Dynamite' BTS Tembus 2,1 Miliar Penonton di YouTube
Kamis / 25-06-2026, 02:50 WIB
Sunoo ENHYPEN Donasi Rp 500 Juta untuk Rumah Sakit di Ulang Tahun ke-22
Kamis / 25-06-2026, 02:50 WIB
Cara Mudah Mengajukan DANA Cicil Lewat HP
Kamis / 25-06-2026, 02:45 WIB
Pedagang Online Kena Pungutan PPh Tambahan Mulai Juli 2026
Kamis / 25-06-2026, 02:39 WIB
Trump Tuding Senat Lebih Pilih Dukung Iran Lewat Resolusi Perang
Kamis / 25-06-2026, 02:39 WIB
APBD Tertekan, DPR Dorong Gaji PPPK Dibayar Penuh APBN
Kamis / 25-06-2026, 02:35 WIB
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lawan Polda Metro Jaya di Kasus Ijazah Jokowi
Kamis / 25-06-2026, 02:35 WIB






