Perbukitan di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, longsor pada Rabu (24/6) siang.

Material tanah dan bebatuan menutupi badan jalan, menyebabkan jalur utama Padang-Bukittinggi terputus total.

in1

>>> Walkot NY Mamdani Bela Diri Gegara Dituduh Antisemit usai Kritik AIPAC

Hingga berita ini ditulis, longsoran belum bisa ditangani karena kondisi bukit yang masih labil dan terus bergerak.

"Longsoran masih terjadi.

Bebatuan masih turun, sehingga penanganan longsor belum bisa dilakukan," kata Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot kepada CNNIndonesia.

com.

Ia mengatakan, sejumlah alat berat sudah berada di lokasi. Namun, proses penanggulangan belum bisa dilakukan karena kondisi alam.

"Sudah ada dua alat berat yang ada di lokasi, namun pengerjaan longsor belum bisa dilakukan karena kondisi tanah yang masih labil," jelas Finot.

Untuk menghindari risiko longsor susulan, polisi menutup total akses kendaraan di kawasan tersebut hingga situasi dinyatakan aman.

>>> 5 Rekomendasi Film Indonesia Baru Tayang Akhir Juni 2026 di Bioskop

"Untuk sementara kita minta pengendara yang ingin lewat tidak melintas, mencari jalur alternatif atau menunggu," kata Finot.

Longsor terjadi di dekat kawasan jembatan kembar Kabupaten Tanah Datar, sekitar pukul 13.38 WIB.

Berdasarkan kesaksian warga, tanah tiba-tiba bergerak turun dan menutupi badan jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Belum ada kepastian sampai kapan penutupan jalan dilakukan.

Lembah Anai merupakan jalur utama yang menghubungkan Padang menuju Bukittinggi hingga Riau dan sebaliknya.

Jalur ini berulang kali longsor dan ditutup.

>>> KPK Jebloskan Mantan Wamenaker Noel Ebenezer ke Lapas Sukamiskin

Saat ini jalur tersebut juga masih dalam perbaikan pascabanjir bandang yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah Sumatra pada akhir November 2025 silam.