PT Pollux Hotels Group Tbk menilai konsep hotel ramah lingkungan atau green hotel semakin menjadi pertimbangan wisatawan dalam memilih akomodasi.

Presiden Direktur Pollux Hotels Group Handojo Koentoro Setiadi mengatakan tren tersebut mendorong perusahaan memperkuat komitmen keberlanjutan.

in1

>>> Universitas Terbuka Tawarkan Kuliah Sarjana Mulai Tujuh Ribu Sehari

Salah satu langkahnya adalah melalui kolaborasi strategis dengan operator hotel global Accor Group yang diteken pada Selasa (23/6).

Menurut Handojo, kesadaran wisatawan terhadap aspek lingkungan semakin meningkat. Standar keberlanjutan menjadi faktor penting sebelum memesan hotel.

"Kami barusan juga mendengar dari Accor, salah satu poin pemilihan mereka akan bermalam di mana itu adanya poin green," ujar Handojo usai penandatanganan MoU di World Capital Tower, Jakarta.

Ia mengatakan wisatawan kini tidak hanya mempertimbangkan lokasi dan fasilitas hotel, tetapi juga apakah properti tersebut menerapkan prinsip ramah lingkungan.

"Masyarakat sekarang pun kalau mau memilih vacation, bermalam di mana pun mereka cek dulu. Hotel ini masuk green atau tidak.

Kalau tidak, itu terlewatkan," katanya.

Handojo menilai perubahan preferensi ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan mulai menjadi kebutuhan di industri perhotelan.

>>> Kepala Negosiator Iran Kunjungi Oman Usai Kesepakatan dengan AS di Swiss

Karena itu, Pollux berupaya menerapkan konsep keberlanjutan di berbagai aset properti yang dimiliki perusahaan.

"Untuk kondisi ini kita terapkan juga di seluruh gedung-gedung kami nantinya dan itu mempunyai dampak yang sangat luas positifnya," ujarnya.

Selain faktor keberlanjutan, Handojo menilai industri hospitality Indonesia masih memiliki prospek besar.

Ia menyebut Indonesia memiliki populasi sekitar 280 juta jiwa dengan pergerakan wisatawan domestik mencapai 120 juta perjalanan.

Jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia juga mencapai sekitar 20 juta orang.

Menurut dia, besarnya pasar tersebut mendorong Pollux menggandeng Accor yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun di Indonesia untuk memperkuat daya saing.

"Makanya kami tidak segan-segan untuk menggandeng dan berkolaborasi dengan Accor yang ada di Indonesia," kata Handojo.

>>> Polda Jabar Gandeng Meta Buru Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Melalui kemitraan strategis ini, Pollux berharap dapat memperkuat kualitas operasional hotel, memperluas akses pasar internasional, serta menjawab tuntutan wisatawan yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.