Kemendagri Beri Penghargaan Daerah Berprestasi Regional Papua
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah (Pemda) berprestasi di Tanah Papua.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas capaian kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut.
>>> Dalih Netanyahu Ngotot Ogah Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, Papua merupakan regional terakhir yang diberikan penghargaan.
Sebelumnya, Kemendagri memberikan penghargaan kepada lima regional lain, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, dan Sulawesi.
Pembagian regional ini merupakan hasil evaluasi agar penghargaan tidak didominasi oleh daerah dengan kapasitas fiskal kuat. "Dulu kita memberikannya tingkat nasional.
Ketika nasional yang bertanding yang menang tuh daerah-daerah yang kuat [kapasitas fiskalnya] ...
Oleh karena itulah kemudian kita membuat pertandingan ini menjadi enam region," ujarnya pada acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6).
Untuk menjaga keseimbangan kompetisi, Kemendagri juga melakukan penyesuaian khusus mengingat terbatasnya jumlah daerah berstatus kota di Tanah Papua.
Kabupaten yang menjadi pusat pemerintahan provinsi, yaitu Merauke, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya, ditempatkan dalam kelompok yang sama dengan Kota Jayapura dan Kota Sorong sehingga memiliki peluang yang lebih setara dalam proses penilaian.
Empat Kategori Penghargaan
Penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja daerah pada empat kategori, yaitu Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Masing-masing kategori penghargaan diberikan kepada tingkat provinsi, ibu kota provinsi, dan kabupaten.
Kemendagri juga menyiapkan bantuan pemerintah bagi daerah-daerah terbaik. Peringkat pertama menerima bantuan pemerintah sebesar Rp3 miliar, peringkat kedua Rp2 miliar, dan peringkat ketiga Rp1 miliar.
Update Terbaru
Rusia Kerahkan Jet Bomber Tu-160 di Laut Norwegia, Latihan 16 Jam
Selasa / 23-06-2026, 17:14 WIB
Mirip Taufik Hidayat, Pria Ini Hampir Jadi Korban Sayembara KDM
Selasa / 23-06-2026, 17:14 WIB
KPK Periksa Nabil Husein Terkait Gratifikasi Batu Bara Rita Widyasari
Selasa / 23-06-2026, 17:13 WIB
Latvia Peringatkan Rusia Siapkan Serangan Hibrid ke Negara Baltik
Selasa / 23-06-2026, 17:13 WIB
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony di Kasus BGN
Selasa / 23-06-2026, 17:13 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS pada Selasa Sore
Selasa / 23-06-2026, 17:08 WIB
4 Tim yang Sudah Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Selasa / 23-06-2026, 17:08 WIB
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, 373 Saham Terkoreksi
Selasa / 23-06-2026, 17:08 WIB
Ketum PB PABSI Dukung Arahan Prabowo Bangun Pelatnas Jangka Panjang
Selasa / 23-06-2026, 17:08 WIB
Menkes Usul Penderita TBC Jadi Penerima Manfaat MBG
Selasa / 23-06-2026, 17:07 WIB
Pejabat AS Sibuk Tenangkan Israel yang Gelisah soal Kesepakatan dengan Iran
Selasa / 23-06-2026, 17:07 WIB
3 Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram
Selasa / 23-06-2026, 17:07 WIB
DPRD Solo: Baliho Ulang Tahun Jokowi Berpotensi Menyalahi Anggaran
Selasa / 23-06-2026, 17:07 WIB
GoTo-Grab Resmi Terapkan Potongan Tarif Ojol 8 Persen Mulai 1 Juli
Selasa / 23-06-2026, 17:07 WIB






